Jurusan Saintek & Soshum UGM yang Buka Kuota Terbanyak 2022, Pilihan PMB 2023

Rabu, 23 November 2022 | 13:57 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Jurusan Saintek & Soshum UGM yang Buka Kuota Terbanyak 2022, Pilihan PMB 2023

ILUSTRASI. Jurusan Saintek & Soshum UGM yang Buka Kuota Terbanyak 2022, Pilihan PMB 2023.


KONTAN.CO.ID -  Universitas Gadjah Mada atau UGM merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia yang menjadi incaran banyak siswa. 

Setiap tahunnya, ribuan siswa mendaftar UGM dari berbagai jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). 

Jurusan Sains dan Teknologi (Saintek) serta Sosial Humaniora (Soshum) memiliki kuota calon mahasiswa yang berbeda. 

Agar peluang masuk UGM bisa lebih besar, tentunya siswa perlu mengetahui jurusan apa saja memiliki daya tampung terbanyak.

Baca Juga: Anatomi Otak Manusia: Bagian-Bagian Otak dan Fungsinya Masing-Masing

Sebagai bahan pertimbangan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT tahun 2023, Anda bisa menggunakan informasi kuota PMB tahun ini. 

Merangkum dari situs ltmpt.ac.id, berikut ini daftar jurusan di UGM yang membuka kuota terbanyak di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022. 

Jurusan Saintek UGM dengan kuota terbanyak

S1 Ilmu dan Industri Peternakan 

  • Kuota SBMPTN 2022: 90
  • Peminat tahun 2021: 324

S1 Kehutanan

  • Kuota SBMPTN 2022: 74
  • Peminat tahun 2021: 449

S1 Farmasi

  • Kuota SBMPTN 2022: 72
  • Peminat tahun 2021: 2.061 

S1 Biologi

  • Kuota SBMPTN 2022: 68
  • Peminat tahun 2021: 330

S1 Kedokteran Hewan

  • Kuota SBMPTN 2022: 60
  • Peminat tahun 2021: 359

S1 Teknik Sipil

  • Kuota SBMPTN 2022: 54
  • Peminat tahun 2021: 684

S1 Kedokteran

  • Kuota SBMPTN 2022: 53
  • Peminat tahun 2021: 1.588

Baca Juga: Lowongan BUMN Jasa Raharja 2022 untuk Lulusan S1, Cek Syarat Daftarnya Ini

Jurusan Soshum UGM dengan kuota terbanyak

S1 Hukum

  • Kuota SBMPTN 2022: 98
  • Peminat tahun 2021: 1.420

S1 Psikologi

  • Kuota SBMPTN 2022: 67
  • Peminat tahun 2021: 1.722

S1 Akuntansi

  • Kuota SBMPTN 2022: 45
  • Peminat tahun 2021: 1.274

S1 Filsafat

  • Kuota SBMPTN 2022: 44
  • Peminat tahun 2021: 1.274

S1 Manajemen

  • Kuota SBMPTN 2022: 38
  • Peminat tahun 2021: 1.934

Perbedaan materi SNBT dan SBMPTN

Bersumber dari tayangan YouTube Kemendikbud Ristek, jalur SNBT tetap menggunakan sistem seleksi menggunakan tes namun dengan materi yang berbeda dengan SBMPTN. 

Selain materi tes, penanggung jawab pelaksanaan jalur tes ini juga berbeda. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tidak lagi bertanggung jawab menyelenggarakan jalur tertulis PMB ini. 

Pemegang tanggung jawab pelaksanaan SNBT dipegang oleh Balai Pengelola Pengujian Pendidikan (BP3) Kemendikbud Ristek. Berikut ini rangkuman perbedaan antara materi UTBK-SBMPTN dengan materi SNBT. 

Baca Juga: 7 Cara Menyelamatkan Diri saat Ada Gempa Bumi, Pelajar Wajib Catat Ini

Materi UTBK-SBMPTN

Tedapat tiga kelompok seleksi UTBK-SBMPTN yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial Humaniora (Soshum), dan Campuran (Saintek dan Soshum). Materi masing-masing kelompok tes UTBK yakni: 

1. Saintek: Materi ujian TPS, bahasa Inggris, dan TKA Saintek (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi).

2. Soshum: Materi ujian TPS, bahasa Inggris, dan TKA Soshum (Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi).

3. Campuran (Saintek dan Soshum): Materi ujian TPS, bahasa Inggris, dan TKA Saintek serta TKA Soshum.

Materi SNBT

Pada SNBT, materi tes yang spesifik ke setiap mata pelajaran akan diganti dan disederhanakan. Siswa nantinya akan mengikuti tes dengan materi tes skolatik yang mengukur beberapa poin berikut ini: 

1. Potensi kognitif

2. Penalaran matematika

3. Literasi dalam bahasa Indonesia

4. Literasi dalam bahasa Inggris

Berbeda dengan tes seleksi UTBK-SBMPTN, tes ini akan menitik beratkan penalaran siswa dan buka pada hafalan materi pelajaran.

Itulah daftar jurusan-jurusan di UGM yang membuka kuota calon mahasiswa baru terbanyak tahun 2022. 

Siswa bisa menggunakan daftar di atas sebagai referensi untuk memilih jurusan mana yang memiliki peluang terbesar pada PMB 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru