Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.175
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Kaum milenial diharapkan tertarik wisata ke taman tekreasi

Sabtu, 16 Maret 2019 / 13:02 WIB

Kaum milenial diharapkan tertarik wisata ke taman tekreasi
ILUSTRASI. Atraksi dinosaurus wahana Dinoland di Dunia Fantasi Ancol

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta para pengelola taman rekreasi yang tergabung dalam Asosiasi Rekreasi Keluarga Indonesia (ARKI) menerapkan "strategic alliance" dan menjadikan milenial sebagai target pasar. Cara ini diharap bisa lebih banyak terjaring wisatawan mancanegara (wisman).

"Salah satu cara ARKI untuk meningkatkan wisman adalah dengan menerapkan "strategic alliance" bersama para pemangku kepentingan pariwisata lainnya. Cara lain, dengan memikirkan desain taman rekreasi keluarga yang menyasar target milenial. Untuk itu, taman rekreasi tersebut harus memenuhi kebutuhan milenial yaitu keinginan agar diakui," jelas Menpar dalam keterangan yang diterima Kontan.co.id, Sabtu (16/3).


Menpar menilai milenial merupakan target pasar yang potensial dan tepat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanah Air.

"Hal ini dikarenakan 50% wisman yang datang ke Indonesia adalah milenial, terutama wisman dari Asia. Karakter mereka senang mendatangi tempat yang beda dan belum pernah didatangi teman-temannya," beber Menpar.

Menpar menjelaskan bagi wisatawan mancanegara daya tarik wisata "man-made" masih kurang bila dibandingkan wisata alam dan budaya Indonesia. 

"Wisata 'man-made' di Indonesia masih lemah untuk menjadi daya tarik wisman. Hanya 5% wisman yang memilih 'man-made' sebagai pilihan berwisata di Indonesia. Mayoritas wisatawan mancanegara memilih berkunjung ke Indonesia untuk melihat wisata alam maupun budaya," jelasnya.

Persentase sumbangan taman rekreasi dari 5% wisatawan mancanegara yang memilih "man made" juga masih sangat kecil. "Sumbangan dari taman rekreasi hanya 0,75% dari angka 5% tersebut," jelas Menpar.

Menurut Ketua DPP Arki, Taufik A. Wumu, walaupun belum menjadi primadona bagi wisatawan asing, namun pertumbuhan taman rekreasi "man-made" di Indonesia cukup besar.

"Pertumbuhan rekreasi 'man-made' mencapai 10-20% di Indonesia. Total kunjungan ke taman rekreasi 'man-made' di Indonesia mencapai 100 juta per tahun dan kontribusi tenaga kerja mencapai 50 ribu pertahun," ujar Taufik.


Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0550 || diagnostic_web = 0.3417

Close [X]
×