Sport

Lecut Semangat Atlet Indonesia di Asian Games, Menpora Ingatkan Bonus Rp 3 Miliar

Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB
Lecut Semangat Atlet Indonesia di Asian Games, Menpora Ingatkan Bonus Rp 3 Miliar

ILUSTRASI. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir terus memompa semangat kontingen Indonesia yang berlaga di Asian Games (REUTERS/Edgar Su)

Sumber: Kemenpora  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir terus memompa semangat kontingen Indonesia yang berlaga di Asian Games 2026. Selain hadir memberikan dukungan secara langsung, Erick mendorong para atlet untuk meningkatkan performa demi mengejar medali emas.

“Ya, kita mencari emas. Dan tentu apresiasi kepada para atlet yang sudah berjuang mendapatkan perunggu, perak, luar biasa. Tapi kita cari emas,” ujar Menpora dikutip dari laman kemenpora.go.id.

Erick menegaskan bahwa pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen memberikan dukungan terhadap perjuangan atlet Indonesia di ajang olahraga multievent Asia tersebut.

Baca Juga: Mengenal Roblox Everywhere: Fitur Baru Konten Kreator dan Akses Tanpa Aplikasi

Salah satu bentuk dukungan pemerintah adalah pemberian bonus sebesar Rp 3 miliar bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali emas Asian Games 2026. Bonus tersebut menjadi bagian dari apresiasi pemerintah atas prestasi atlet Indonesia di tingkat internasional.

“Bapak Presiden (Prabowo) ya luar biasa, pemerintah hadir. Pemerintah memastikan medali emas mendapatkan Rp 3 miliar. Ini adalah angka yang besar, ini komitmen pemerintah,” ujar Menpora Erick Thohir di Aichi Prefectural Martial Arts Hall.

Pelatnas Berkelanjutan

Selain menyiapkan bonus bagi peraih medali emas, Erick mengatakan pemerintah juga terus memperkuat program pelatihan nasional (pelatnas) secara berkelanjutan.

Program tersebut disiapkan dalam skema jangka pendek, menengah, hingga panjang. Penguatan pelatnas diarahkan untuk mempersiapkan atlet Indonesia menghadapi berbagai kompetisi olahraga internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Menurut Erick, pembinaan atlet tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi dalam satu kompetisi. Keberlanjutan program pelatihan diperlukan agar prestasi olahraga Indonesia dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada ajang internasional berikutnya.

Baca Juga: Harga Motor Listrik Polytron Naik Mulai September 2026, Termurah Rp 12,6 Juta

Pemerintah Siapkan Dana Pensiun Atlet

Perhatian pemerintah terhadap atlet berprestasi juga diarahkan pada masa depan mereka setelah tidak lagi aktif berkompetisi.

Pemerintah tengah menyiapkan skema jaminan hari tua atau dana pensiun bagi atlet yang berhasil meraih medali emas. Program tersebut ditargetkan dapat direalisasikan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian bagi atlet berprestasi setelah masa kariernya berakhir.

“Mudah-mudahan 1–2 tahun lagi kita juga siapkan untuk dana pensiun ya para atlet yang mendapatkan medali emas. Ayo kita dukung semua,” pungkas Menpora Erick.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru