Tokoh

Luhut berjanji pensiun usai masa Presiden Jokowi berakhir di 2024, saat istri ultah

Jumat, 16 Oktober 2020 | 16:02 WIB   Reporter: Titis Nurdiana
Luhut berjanji pensiun usai masa Presiden Jokowi berakhir di 2024, saat istri ultah

ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan nyatanya punya sisi lain yang jarang nampak dipublik. Menko Luhut yang suka nampak garang ternyata bisa sangat romantis dengan istrinya.

Lihat saja IG resmi Menko Luhut. Di media sosial Menko Luhut yang terverifikasi, Luhut mengungkapkan sisi romantis saat ulang tahun istri Menko Luhut: Devi Padjaitan br Simatupang

"Hari ini, 71 tahun yang lalu wanita yang saya cintai dilahirkan ke dunia. Namun di tahun ini saya harus menahan sebentar rasa rindu saya karena masih berada di karantina setelah perjalanan tugas dari Tiongkok dan belum bisa menemui nya untuk sekadar memberikan pelukan hangat," kata Luhut melalui akun Instagramnya, Jumat (16/10).  

Luhut saat ini menjalani isolasi setelah pulang dari kunjungan kerja dari China. Dalam laman instragramnya, Luhut juga bercerita, mengingat perkenalan pertama dengan istrinya di Bandung pada tahun 1965. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Hari ini, 71 tahun yang lalu wanita yang saya cintai dilahirkan ke dunia. Namun di tahun ini saya harus menahan sebentar rasa rindu saya karena masih berada di karantina setelah perjalanan tugas dari Tiongkok dan belum bisa menemui nya untuk sekedar memberikan pelukan hangat. Saya hanya bisa menuliskan pesan ini sembari menatap ke jendela tempat karantina dan membayangkan wajah yang tetap cantik meskipun semburat rambut putih nya semakin banyak. Satu hal yang selalu saya ingat adalah bagaimana saya jatuh cinta sejak pertama kali saya bertemu dengannya di Bandung tahun 1965. Dan betapa beruntungnya saya karena mendapatkan istri yang tidak hanya cerdas dan cantik, tetapi juga punya hati yang begitu ikhlas. Sejak menikah di tanggal 27 November 1971, dan akhirnya dikaruniai 4 orang anak. Saya paham bahwa tidak pernah mudah menjadi istri seorang prajurit TNI yang sering bertugas ke luar daerah. Karena itu melihat anak cucu saya tumbuh dengan baik, membuat saya merasa berhutang pada istri saya . Seseorang yang rela mengorbankan cita-cita pribadinya demi mendidik anak-anak dan menjaga keluarga. Sebagai anak seorang Menteri di zaman Presiden Soekarno, meninggalkan segala kenyamanan hidupnya tentu bukanlah hal yang mudah, tapi semua itu ia lakukan dengan ikhlas. Bagi saya, Devi Pandjaitan Br Simatupang, adalah Devi yang sama saya kenal 55 tahun yang lalu, Dia tetap teman bicara saya yang terbaik, perempuan yang selalu percaya kepada saya, selalu mendukung dan memahami apapun pekerjaan saya. Saya pernah berjanji padanya bahwa selesai masa jabatan saya di 2024 nanti, saya tidak akan menjabat lagi karena saya berpikir sudah waktunya untuk istirahat dan fokus mengurus @yayasandel , cita-cita hidup kami. Sekaligus saya ingin memberikan contoh bahwa sebagai pejabat negara, jika sudah purna tugas alangkah baiknya menikmati hidup dan tidak mengurusi apapun yang bukan lagi tanggung jawab kita. Karena saya percaya bahwa semua yang di bawah langit ada waktunya. Harapan saya semoga istri saya selalu sehat, tetap bahagia bersama saya sehingga kami bisa merayakan ulang tahun pernikahan kami ke-50, tahun depan. Selamat Ulang Tahun Istriku, I'm so lucky to have you.

A post shared by Luhut Binsar Pandjaitan (@luhut.pandjaitan) on

 

Tak lupa juga, Luhut juga memuji sang istri karena telah sabar mendampinginya sebagai prajurit.  Luhut bilangm tak pernah mudah menjadi istri seorang prajurit TNI yang sering bertugas ke luar daerah. 

“Melihat anak cucu saya tumbuh dengan baik, membuat saya merasa berhutang pada istri saya," kata Luhut.  
Yang juga menarik, Menko Luhut juga bicara soal kemungkinan pensiun di tahun 2024. 

Luhut mengatakan bahwa ia pernah berjanji kepada istrinya untuk tak lagi menjabat setelah periode pemerintahan Presiden Jokowi berakhir di 2024. 

Luhut mengaku ingin beristirahat sambil fokus mengurus yayasan yang dibentuknya, Yayasan Del.

Luhut mengaku ingin pensiun karena ingin memberi contoh pada pejabat lain. Menurut Luhut, jika seorang pejabat sudah pensiun, alangkah baiknya ia menikmati hidup saja.  

"Sekaligus saya ingin memberikan contoh bahwa sebagai pejabat negara, jika sudah purna tugas alangkah baiknya menikmati hidup dan tidak mengurusi apa pun yang bukan lagi tanggung jawab kita. Karena saya percaya bahwa semua yang di bawah langit ada waktunya," kata Luhut. 

Di akhir ucapannya, Luhut berharap sang istri selalu sehat dan bisa terus berbahagia.  Luhut berdoa keduanya bisa merayakan ulang tahun pernikahan ke-50 tahun depan.  

Selamat Ulang Tahun Bu Luhut!

Editor: Titis Nurdiana


Terbaru