Memahami Sisi Lain Lari, Mirip Filososfi Saat Mengatur Finansial

Minggu, 14 Juli 2024 | 19:47 WIB
Reporter: Ahmad Febrian  | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Olahraga lari semakin booming. Nah, berlari identik dengan kecepatan dalam mencapai garis finish. 

Febri Rusli, Digital Banking Product & Innovation Head Bank BTPN, mengatakan, kegiatan lari lebih dari sekadar berlari dari satu titik ke titik laia. Ini juga mengenai mengenal badan kita lebih jauh dengan rest dan recovery, menikmati proses berlari. Lalu terhubung dengan komunitas, hingga mengembangkan personal growth. 

"Proses pada lari maraton dan finansial memiliki filosofi yang sama, yakni bergerak melalui proses berkelanjutan sedikit demi sedikit untuk mencapai garis finish," kata Febri, Sabtu (13/7).

Baca Juga: 6 Tips Cara Meningkatkan Kecepatan Lari, Bisa Mengurangi Pace Lari Juga

Dalam proses berlari,  Penting untuk mengingat bahwa tubuh—terutama otot-otot yang bekerja keras selama latihan—membutuhkan waktu istirahat untuk pulih setelah race day. Tubuh membutuhkan istirahat tidak hanya untuk menjaga kesehatan dan kinerja optimal saat berolahraga lagi,juga untuk menjaga kebugaran dan mencegah overtraining yang bisa berakibat pada cedera dan kelelahan.

Lari juga menjadi sarana untuk membuka relasi dan membangun pertemanan dengan orang lain, baik secara daring maupun luring.  Pelari juga harus mempersiapkan rencana finansial yang matang untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti pakaian olahraga, vitamin, hingga running gear.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru