kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Memburu lengkungan warna-warni indah di Coban Pelangi


Sabtu, 12 Oktober 2019 / 08:31 WIB

Memburu lengkungan warna-warni indah di Coban Pelangi
ILUSTRASI. Air terjun Coban Pelangi Kab. Malang Jawa Timur./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/09/2019.

KONTAN.CO.ID - Jika Anda berkesempatan berwisata ke Malang, sempatkan untuk mengunjungi Coban Pelangi. Jaraknya dari Kota Malang tidak jauh, hanya sekitar 32 kilometer. Nah, air terjun ini terletak di Desa Gubuklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Wisata alam ini dikelola langsung oleh Perum Perhutani KPH Malang. Air terjun ini berada di ketinggian 1.300 Mdpl. Adapun total tinggi air terjun Coban Pelangi sekitar 110 meter. Konon kabarnya, suhu udara pada pagi hari di lokasi ini mencapai 13-19 derajat celcius.

Air terjun ini sejalur dengan lokasi wisata Taman Nasional Gunung Bromo dan Semeru. Jadi, jika ingin ke Gunung Bromo lewat Desa Wisata Gubuklakah, dipastikan Anda akan melewati Coban Pelangi. Air terjun ini sangat terkenal dengan pelangi yang muncul di dasar air terjun ini. Lengkungan warna-warni cantik akan muncul jika matahari bersinar di atas langit.

Itu sebabnya, waktu yang paling pas untuk berkunjung ke lokasi ini antara pukul 10.00 pagi sampai 14.00 siang. "Semakin siang, kemungkinan untuk melihat pelangi semakin besar," kata Muhammad Muhsin, tour guide di Coban Pelangi.

Untuk mencapai lokasi air terjun, wisatawan harus melewati jalan setapak dan menyeberangi jembatan yang terbuat dari bambu. Jaraknya berkisar 1 kilometer dari tempat parkir mobil. Ada dua spot yang bisa dijadikan lokasi untuk berswafoto di Coban Pelangi.

Pertama adalah Rainbow Hill. Di lokasi ini, Anda bisa melakukan selfie dengan pemandangan air terjun dari atas bukit. Jika belum puas, sila lanjutkan perjalanan menuruni bukit hingga Anda menemukan spot kedua dengan pemandangan bagian dasar air terjun.  

Sayangnya, Tim Jelajah Ekonomi Pariwisata Kontan gagal menemukan pelangi saat berkunjung ke lokasi pariwisata ini pada akhir September lalu. Meski kami tiba pukul 13.00, namun matahari enggan menampakkan diri dan memilih untuk bersembunyi di balik awan.

Namun, kami tidak terlalu kecewa. Sebab, Coban Pelangi memiliki pemandangan alam yang serba hijau khas hutan hujan tropis. Cantik dan eksotis.

 


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Dityasa H Forddanta, Jane Aprilyani
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Video Pilihan


×