kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Mendadak Viral


Jumat, 28 Juni 2019 / 17:39 WIB

Mendadak Viral


KONTAN.CO.ID - Lebaran tahun ini menjadi momen paling banyak kejutan bagi praktisi perpajakan Yustinus Prastowo. Bagaimana tidak, setelah lebih dari 10 tahun mudik tidak nyetir sendiri, baru Lebaran kali ini ia kembali mudik dengan mobil sendiri.

Yustinus mengaku sempat trauma bawa mobil sendiri pas mudik lantaran beberapa kali terjebak macet panjang. Nah, tahun ini, saya mau coba bawa mobil sendiri lagi. Ternyata, jauh sekali berbeda dengan dulu, ujar Yustinus yang mudik pada 3 Juni lalu itu.

Kelancaran mudik melalui jalan tol menuju Yogyakarta dengan mobil pribadi membuat Yustinus terkejut dan terpukau. Dia lantas mengunggah pengalamannya berkendara di Twitter. Pak @jokowi, bagaimana ini? Saya mudik Cibubur-Semarang 6 jam, sudah termasuk dua kali istirahat di rest area. Apa nggak bisa lebih lambat, gitu Pak? demikian bunyi twit Yustinus.

Yang bikin Yustinus tak menyangka, twit-nya justru menjadi viral. Retweet-nya mencapai 5.301 dan 11.000 yang memberikan like. Seumur-umur dia bermain Twitter, baru kali ini twit-nya ditanggapi hingga ribuan warganet. Saya malah kaget. Pas lihat pesan di ponsel, banyak saudara dan teman yang mem-posting akun-akun Instagram yang mencantumkan twit saya, katanya.

Tak hanya itu, ketika dia sedang makan di restoran di Yogyakarta, ada orang yang tak dikenal menghampiri untuk memastikan bahwa dialah yang membuat twit mudik yang viral itu. Dua kali di restoran yang berbeda di Yogyakarta, saya dihampiri orang yang tak dikenal karena twit saya itu, ceritanya. Nah yang bikin geleng-geleng, pas balik ke Jakarta, di toilet rest area pun, ada yang mengenali karena membawa twit-nya.

Momentum Lebaran kali ini banyak yang membuat Yustinus bersyukur atas segala hal tak terduga. Terlebih, dia berhasil menghemat hingga belasan juta rupiah saat mudik. Biasanya saya mudik berempat, tiket pulang pergi pesawat Rp 16 juta. Sekarang cukup keluar biaya perjalanan Rp 4 juta, tuturnya.


Reporter: Fransiska Firlana
Editor: Fransiska Firlana

Video Pilihan


Close [X]
×