HOME

Mengenang sosok Ashraf Sinclair, suami BCL yang ketagihan main film

Selasa, 18 Februari 2020 | 10:14 WIB Sumber: Kompas.com
Mengenang sosok Ashraf Sinclair, suami BCL yang ketagihan main film

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dunia perfilman Indonesia tengah berduka. Suami Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair, meninggal dunia pada Selasa (18/2/2020) pukul 04.00 WIB.

Pria bernama lengkap Ashraf Danil Mohammed Sinclair ini dikenal publik sebagai sosok yang piawai dalam memainkan sejumlah peran di beberapa film horor Tanah Air. Selain itu, Ashraf juga sempat bergabung di 500 startup guna memajukan bisnis di Indonesia.

Ia juga merupakan co-founder dari klub crossfit. Tidak hanya aktif di dunia perfilman dan bisnis, pria kelahiran London, 18 September 1979 juga memiliki kebiasaan menarik yang hanya ia lakukan kepada sang istri.

Baca Juga: Serangan jantung renggut suami BCL: Ini cara mudah mendeteksinya, lewat jari kaki

Ini sejumlah fakta terkait Ashraf Sinclair:

1. Ketagihan main film

Ashraf Sinclair diketahui telah terjun ke dalam dunia peran sejak 2005-an. Saat itu, ia membintangi salah satu film asal Malaysia berjudul Gol & Gincu. Tidak berselang lama, ia diketahui publik tengah dekat dengan penyanyi BCL, yang kini menjadi istrinya pada 2008. BCL juga berbakat dalam hal bermain peran.

Pada 2008, Ashraf dan BCL menikah dan bermain dalam satu film komedi romantis, Saus Kacang. Selanjutnya, sebuah tawaran untuk bermain film horor pun datang kepadanya. Ia diminta bermain dalam film horor The Real Pocong (2009) dan Bayi Gaib.

Dari menjajal tiga film horor, Ashraf pun merasa ketagihan dengan pengalaman tersebut. Ia mengaku, tidak hanya senang bermain peran dalam film yang memacu adrenalin itu, namun ia juga gemar menonton film horor.

Baca Juga: Suami penyanyi Bunga Citra Lestari meninggal dunia karena serangan jantung

Meski begitu, ia mengaku tidak mau membatasi kemampuannya dalam berakting. Selain berakting di layar lebar, Ashraf juga tampil di sinteron berjudul Sekar (2008), Cinta dan Anugerah (2009), Tukang Bubur Naik Haji (2012), Catatan Hati Seorang Istri (2014), Catatan Hati Seorang Istri 2 (2016), dan lainnya.

2. Dukung bisnis rintisan (startup)

Tak hanya moncer dalam berkarier di dunia peran, Ashraf menjadi investor ventura (Angel Investor) untuk perusahaan pendanaan modal dan akselerator global terkemuka. Salah satu upaya yang dilakoninya yakni bergabung dengan 500 startups.

Menurutnya, keberadaan startup industri kreatif di Indonesia semakin berkembang, terutama didukung dengan akses dan teknologi saat ini. Terkait pertumbuhan industri kreatif, ia menyampaikan, semakin membaik seiring bangkitnya pengusaha muda berbakat.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie


Terbaru