Tempat makan yang menyajikan masakan khas China memang sudah berlimpah ruah di Indonesia. Mulai dari tempat makan yang berkelas kedai, sampai restoran-restoran mewah. Tapi, kebanyakan tempat makan tersebut menyajikan masakan China yang rasanya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.
Nah, kalau Anda ingin mencicipi masakan yang benar-benar menyajikan citarasa China asli, Anda bisa menyambangi restoran South Beauty. Selain menyajikan makanan khas negeri kungfu itu, restoran ini juga menyajikan suasana khas China.
South Beauty sendiri aslinya adalah salah satu jaringan restoran besar di tanah Tiongkok sana. Setidaknya, restoran ini memiliki 50 cabang di berbagai kota besar di China, misalnya di Beijing, Shanghai, Tianjin, Chengdu, Taiyuan, Nanjing, dan Qingdau.
Di Indonesia, restoran ini baru buka awal Februari lalu. "South Beauty Jakarta adalah waralaba internasional pertama dari South Beauty Group," kata Dani Wanandi, CEO South Beauty Jakarta. Keluarga Wanandi merupakan pemegang master franchise restoran ini di Indonesia.
Dani bilang, restoran ini bertujuan memberikan pengalaman kuliner China yang otentik bagi pecinta kuliner. South Beauty pun mendesain interior restorannya ala bangunan China. Dus, ketika kita memasuki restoran ini, seolah-olah, kita masuk ke dalam istana kekaisaran China.
Lihat saja, di satu sisi restoran terdapat pintu gerbang besar dengan pegangan pintu berbentuk naga. Partisi kayu khas China di masa lalu pun menghiasi segenap penjuru restoran. Tak lupa lentera khas China menghiasi langit-langit restoran.
Di ruang-ruang VIP, South Beauty menempatkan berbagai artifak yang dilukis, misalnya kendi air. "Kami juga memajang satu baju perkawinan era kerajaan China yang berusia 100 tahun lebih di salah satu ruang VIP," ungkap Komisaris South Beauty Feller.
Bumbu dan koki asli China
South Beauty menyajikan berbagai hidangan Sichuan dan Kanton, dua dari empat tradisi makanan China yang utama. Ciri khas menu Sichuan adalah kaya akan rempah-rempah dengan rasa pedas yang menggigit. Sementara masakan Kanton rata-rata lebih menitikberatkan pada olahan ikan atau produk laut lain.
Untuk memperoleh keaslian rasa makanan, South Beauty mengimpor hampir semua bumbu langsung dari China. Bukan cuma itu, restoran ini juga mendatangkan 11 koki dari kantor pusat South Beauty Group. "Para koki tersebut adalah koki profesional yang memiliki pengalaman 20 tahun di industri kuliner," ujar Qiang Li, Koki Kepala South Beauty Jakarta.
Menu-menu yang disajikan restoran ini memang cukup unik dan mengundang selera. Cobalah memesan menu pembuka Rock Salad. Bentuk salad ini tidak jauh beda dengan salad yang ada di restoran lain. Yang menarik adalah cara pengolahan salad ini. Pelayan bakal meracik dan mengaduk salad langsung di depan Anda dengan gaya atraktif, sembari menyerukan doa-doa untuk kesejahteraan bersama.
Untuk hidangan utama, Anda bisa mencoba Fried Australia Superior Beef Tender with Stones in Hot Oil. Nama makanan ini memang panjang dan sulit diingat, tapi pastinya bisa memanjakan lidah Anda.
Sebagian peracikan menu ini dilakukan langsung di depan pengunjung. Anda bisa melihat langsung pelayan menuangkan lima jenis minyak salad dengan suhu 200 derajat celsius ke dalam wadah kaca berisi batu sungai untuk mempertahankan panas. Batu sungai itu didatangkan langsung dari Jialing, China. Setelah itu, barulah pelayan memasukkan daging sapi mentah yang sudah berbumbu.
Untuk makanan penutup, cobalah memesan 4 Treasure of the Scholar Studio. Ini adalah salah satu menu andalan South Beauty.
Selain bisa menjadi tempat untuk bersantap bersama keluarga, South Beauty juga cocok menjadi tempat pertemuan bisnis. Restoran yang berlokasi di kawasan Thamrin, Jakarta ini memiliki 10 kamar private. Selain itu, ruang makan utama juga bisa menampung 250 pengunjung.
Oh, iya, harga menu di sini memang tidak murah. Satu porsi menu bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Tapi harga itu setara dengan rasa makanan yang disajikan. Anda juga tidak perlu khawatir dengan kehalalan hidangan di sini. "Semua menu halal, dalam waktu dekat restoran ini akan mendapat sertifikasi dari MUI," kata Feller.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News