Menyusul Samsung, Huawei Juga Luncurkan Smartwatch dan Earbuds Baru

Sabtu, 03 September 2022 | 15:28 WIB   Reporter: Ahmad Febrian
Menyusul Samsung, Huawei Juga Luncurkan Smartwatch dan Earbuds Baru

ILUSTRASI. Huawei meluncurkan smartwatch pertama dengan sistem operasi Harmony, Huawei Watch GT 3


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan wearable device semakin seru. Setelah Samsung meluncurkan  Galaxy Watch5, Galaxy Watch5 Pro, dan Galaxy Buds2 Pro, Huawei mengekor dengan menawarkan Huawei Watch D dan Huawei Freebuds Pro 2.

Huawei Watch D adalah smartwatch dengan alat pengukuran tekanan darah akurat, pengukuran EKG (kesehatan ritme jantung) dan memonitor Sp02 serta detak jantung setiap saat. Huawei menawarkan harga Rp 5,5 juta.

Huawei mengklaim, perangkat terbaru ini jam tangan pintar pertama di dunia yang disematkan alat pompa mini untuk pengukuran tekanan darah. Fungsinya sama seperti alat tensi medis pada umumnya. 

Baca Juga: Pre Order Galaxy Watch5 & Buds Pro, Dapat Voucher Rp 1 Juta dan Cashback Rp 300.000

Huawei menghadirkan penawaran cicilan 0% selama 12 bulan dengan angsuran mulai dari Rp 458.250 per bulan. Dan cashback dengan mitra bank sampai dengan Rp 200.000.

Selain itu, pelanggan mendapatkan bonus Huawei FreeBuds 4 senilai Rp 2,2 juta untuk setiap pembelian Huawei Watch D pada masa promosi 1 – 12 september 2022.

Setiap pembelian Watch D, pelanggan juga berhak untuk mendapatkan voucer potongan harga Rp 100.000 di Huawei Official Store Shopee, Tokopedia, dan Blibli.

Patrick Ru, Country Head Huawei Device Indonesia mengatakan, Huawei melihat pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin untuk mencegah bahaya berkelanjutan dari hipertensi. Kehadiran inovasi pengukuran tekanan darah yang akurat melalui produk wearables dapat memberikan manfaat yang luar biasa dalam kehidupan pengguna.

Baca Juga: Rekomendasi Smartwatch Kekinian dan Stylish yang Cocok untuk Wanita

Tidak hanya itu, fitur kesehatan lain yang tersedia dalam jam pintar ini juga mendukung pengguna bisa menerapkan gaya hidup sehat untuk kehidupan yang lebih berkualitas,” terang Patrick, Senin (29/8).

Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan, Setiaji menyatakan, hipertensi menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

“Kami mendukung hadirnya Huawei Watch D yang dilengkapi dengan teknologi pengukuran tekanan darah, sebagai salah satu pemanfaatan teknologi digital untuk kesehatan masyarakat. Data kesehatan dari pengguna dapat menjadi dukungan bagi kami dalam mengembangkan platform Indonesia Health Service,” terang Setiaji.

Baca Juga: Huawei Band 7 Sudah Tersedia di Pasar, Sedang Ada Diskon, Waktu Terbatas

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ahmad Febrian

Terbaru