Style

Merasakan sensasi bermain board game di kafe

Sabtu, 27 April 2019 | 14:30 WIB   Reporter: Maizal Walfajri
Merasakan sensasi bermain board game di kafe

KONTAN.CO.ID - KINI fungsi kafe tidak lagi sebatas tempat pelepas dahaga dan lapar juga menjadi tempat pemuas keinginan lain. Mulai dari kebutuhan ruang untuk bekerja, nongkrong, hingga tempat aktualisasi diri lewat media sosial.

Kafe diburu oleh semua golongan. Bila unik dan mengusung tema tertentu orang akan berbondong-bondong menyambangi Kafe tersebut. Salah satunya The Bunker Cafe yang terletak di Serpong, BSD City, Tangerang Selatan ini mengusung tema board game.

Sesuai temanya, ketika memasuki kafe ini Anda dapat menyaksikan berbagai jenis board game dipajang di rak. Board game sejenis permainan yang mirip dengan permainan ular tangga atau monopoli. Namun variasi jenis permainan board game lebih beragam.

Kafe yang berdiri sejak November 2015 itu memasok board game dari berbagai negara di kawasan Asia seperti korea, Eropa, hingga Eropa. Ada permainan yang memang sekadar lucu-lucuan. Hingga permainan yang lebih ke strategi dengan tema yang ringan hingga berat seperti soal sejarah dan bisnis.

"Ada gim American Threat yang lebih berstrategi dan tema-nya seperti bajak laut. Ada juga permainan Euro yang lebih berpikir memainkannya seperti berbisnis, mengelola energi, dan waktu," kata Vania Lystia, pengelola The Bunker Cafe.

Menariknya, Bunker Cafe menyediakan orang yang bisa mengajari gim yang anda pilih, namun bingung memainkannya. "Kami menyebutnya Game Master ," ujar Vania. Anda cukup membayar Rp 15.000 per gim saat akan menggunakan jasa game master ini.

Vania menyebut game master merupakan mahasiswa yang tengah melakukan part time. Sebelum ditugaskan mendampingi pengunjung untuk memahami sebuah board game, mereka mendapat pelatihan. Dalam waktu 3 bulan, para game master harus mampu menghafal 150 gim.

Ada kompetisi

Berbicara makanan, kafe ini cenderung menawarkan makanan western food seperti waffle, spageti, french friesspicy beef rice bowlchicken butter fried rice, hingga salad.

Juga ada bermacam minuman dari kopi, special tea, latte, blended, Italian soda, hingga late. Menu tersebut dijual mulai dari harga Rp 15.000 hingga Rp 55.000 per porsi.

Sebenarnya, pengunjung yang datang biasanya membeli minum, lalu berlanjut bermain gim. Tapi karena lapar akhirnya pesan makanan sekalian.

Ada juga orang tua yang membawa anak untuk nongkrong, orang tua ngobrol dan ngumpul, anak-anak main gim. "Atau mahasiswa sekitar sini nunggu jam senggang kuliah mampir untuk main lalu balik kampus lagi," tutur Vania.

Selain menyewakan, The Bunker Caf juga menjual board game di kafe dengan kisaran harga mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 1,5 juta.

The Bunker Cafe juga kerap menggelar turnamen board game. Bila ada gim baru atau gim yang sedang digandrungi, pengelola kafe ini akan menggelar kejuaraan. Hal ini sebagai salah satu cara pengelola untuk berinteraksi dengan pengunjung setia.

Editor: Noverius Laoli


Terbaru