Mesin cuci top loading vs front loading, pilih mana? Ikuti petunjuknya!

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:20 WIB   Reporter: Kania Paramahita
Mesin cuci top loading vs front loading, pilih mana? Ikuti petunjuknya!

ILUSTRASI. Mesin cuci top loading vs front loading, mana yang lebih baik?

KONTAN.CO.ID - Saat ini ada dua jenis mesin cuci yang tersedia di pasaran menurut jenis bukaannya, yaitu top loading (bukaan atas) dan front loading (bukaan depan).

Kedua hal tersebut terkadang menjadi hal yang membingungkan bagi mereka yang akan membeli mesin cuci. Mana jenis mesin cuci yang lebih tepat untuk kebutuhan di rumah, top loading atau front loading?

Jika Anda termasuk salah satu orang yang berpikir seperti itu, jangan khawatir. MomsMoney sudah merangkum beberapa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis mesin cuci yang bisa dijadikan pertimbangan.

Baca Juga: Promo Lotte Mart weekday 28 Juli 2021, diskonan akhir bulan!

Dirangkum dari The Spruce, New York Times, dan Samsung, berikut beberapa perbandingan mesin cuci top loading dan front loading.

Mesin cuci top loading

Kelebihan:

  • Penggunaannya lebih nyaman, karena tidak harus membungkuk untuk memasukkan dan mengeluarkan cucian. Hal ini cocok untuk Anda yang memiliki masalah sakit punggung atau sulit membungkuk berulang kali.
  • Bisa memasukkan cucian tambahan di tengah-tengah proses mencuci.
  • Harganya cenderung lebih murah dibandingkan mesin cuci front loading.

Kekurangan:

  • Cenderung mudah merusak kain. Mesin cuci top loading menggunakan pemutar di bagian bawah yang berisiko cepat merusak kain saat proses mencuci. Hal ini bisa diatasi dengan memilih mesin cuci top loading berjenis high-efficiency yang lebih ramah kain.
  • Sulit membersihkan cucian berukuran besar seperti bantal atau selimut tebal karena tidak bisa sepenuhnya terendam air.

Baca Juga: Daftar operator HP paling kencang dan stabil pada 2021

Mesin cuci front loading

Kelebihan:

  • Membersihkan noda di pakaian lebih baik daripada mesin cuci top loading.
  • Menghemat air, karena menggunakan jumlah air yang lebih sedikit dibandingkan top loading. Menurut The Spruce, mesin cuci front loading menggunakan sekitar 50 liter air untuk satu kali mencuci, sedangkan mesin cuci top loading menggunakan sekitar 71 liter air.
  • Menggunakan sistem pemutar yang mirip dengan proses mencuci dengan tangan, sehingga lebih ramah pada kain.

Kekurangan:

  • Sedikit kurang nyaman ketika memasukkan dan mengeluarkan cucian, karena harus membungkuk. Hal ini bisa disiasati dengan menaruh mesin cuci di atas pijakan supaya lebih tinggi.
  • Mesin cuci front loading memiliki sistem pintu yang terkunci ketika proses mencuci, sehingga sulit untuk menambahkan cucian di tengah proses mencuci (kecuali mesin cuci memiliki fitur pause).
  • Cenderung mudah berjamur karena bagian dalamnya tidak bisa kering semudah mesin cuci top loading, sehingga pintu dan bagian dalam mesin cuci harus selalu dikeringkan dengan lap.

Nah, itu tadi beberapa perbandingan mesin cuci top loading dan front loading. Bagaimana, sudah sedikit tercerahkan? Pilihlah mesin cuci yang paling tepat untuk kebutuhan rumah tangga Anda, ya.

Selamat memilih!

Selanjutnya: Promo Informa Juli 2021, Banyak Diskon Furnitur Hingga 50%

Editor: Kania Paramahita
Terbaru