HOME

Pamer foto di Punthuk Setumbu Magelang, wisatawan Amerika bikin iri keluarganya

Kamis, 03 Oktober 2019 | 10:54 WIB   Reporter: Ahmad Ghifari, Yuwono Triatmodjo
Pamer foto di Punthuk Setumbu Magelang, wisatawan Amerika bikin iri keluarganya

ILUSTRASI. Kontan - JEP Candi Borobudur Online

KONTAN.CO.ID - MAGELANG. Keindahan alam di bukit Punthuk Setumbu, yang berlokasi di desa Kurahan, Magelang, ternyata sudah menjadi perbincangan wisatawan mancanegara. Bronwen dan Michael Sidki, pasangan asal Amerika Serikat yang ditemui tim Jelajah Ekonomi Pariwisata 10 Bali Baru KONTAN di Punthuk Setumbu mengakui keindahan alam di lokasi ini.

"Ini menjadi yang pertama bagi saya, namun tidak untuk yang terakhir kalinya," tutur Bronwen, wanita yang akrab disapa Winnie tersebut kepada KONTAN, Rabu (25/9).

Winnie bercerita, baru saja ia mengirimkan foto dirinya dan pemandangan di Punthuk Setumbu kepada puteranya yang masih berusia 17 tahun di Amerika Serikat. Kata Winnie, anaknya langsung meminta ibunya untuk mengajaknya berkunjung ke Punthuk Setumbu pada musim liburan tahun depan.

Winnie mengaku, tidak ada pemandangan seindah Punthuk Setumbu di negara asalnya. Sejauh mata memandang, di Amerika, lanjut Winnie, yang ada hanya bangunan beton gedung pencakar langit. "Di sini kami bisa menikmati indahnya sunrise," imbuh Michael.

Winnie dan Michael berencana menghabiskan waktu selama tiga pekan di Indonesia. Dia bilang, pekan lalu mereka sudah bertandang ke Bali dan Pulau Komodo.

Wisatawan mancanegara lainnya yang sempat ditemui KONTAN adalah Syafikah bersama seorang temannya. Kedua wanita muda ini berasal dari Malaysia. Mereka berencana menghabiskan waktu selama empat hari di Indonesia.

"Kami sudah mengunjungi Pantai Timang di Yogyakarta," ujar Syafikah. Borobudur, memang menjadi tujuan utama wisata mereka kali ini. Mereka mengaku datang dari Surabaya, lalu melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dengan menggunakan kereta api.

Ini merupakan kunjungan pertama bagi Syafikah dan rekannya di Indonesia. Mereka mengatakan sangat mengagumi keindahan alam dan keramah-tamahan masyarakat Indonesia.


Editor: Yuwono triatmojo


Terbaru