Gadget

Pelanggan mengeluhkan iklan di MIUI, ini kata bos Xiaomi Indonesia

Senin, 06 Januari 2020 | 10:07 WIB Sumber: Kompas.com
Pelanggan mengeluhkan iklan di MIUI, ini kata bos Xiaomi Indonesia

ILUSTRASI. Xiaomi Mi Note 10 Pro. Iklan ini memang sengaja dipasang dengan sistem yang diberi nama MIUI System Ads (MSA).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengguna smartphone Xiaomi pasti tahu, banyak iklan yang kerap muncul di sistem operasi Android yang dipoles MIUI. Ikan itu kerap muncul di aplikasi bawaan Xiaomi. Bahkan, notifikasi dan halaman pengaturan ponsel juga sering disisipi iklan.

Iklan ini memang sengaja dipasang dengan sistem yang diberi nama MIUI System Ads (MSA). Tak sedikit pengguna Xiaomi yang mengeluh, karena iklan-iklan ini membuat tidak nyaman. Namun, Xiaomi punya alasan sendiri untuk tetap menayangkan iklan di MIUI.

Menurut Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia, iklan merupakan salah satu model bisnis Xiaomi sebagai perusahaan internet. "Meski Xiaomi berjanji hanya mengambil keuntungan penjualan hanya 5%, tapi ini (iklan) adalah salah satu cara kami untuk bertahan," kata Alvin saat konferensi pers peluncuran Mi Note 10 Pro, di Jakarta, Sabtu (4/1).

Baca Juga: Pengguna Oppo, Vivo, dan Xiaomi akan bisa bertukar file lewat fitur mirip AirDrop

Alvin pun memberikan analogi bahwa iklan-iklan itu ibarat tip yang diberikan pelanggan saat makan di restoran. Alvin memastikan, bahwa iklan-iklan yang muncul sudah dipersonalisasi dengan harapan bisa bermanfaat bagi pengguna, tidak sekadar dianggap pengganggu. "Kami akan terus menerima masukan dari pengguna Xiaomi," tambahnya.

Beberapa waktu lalu, salah satu petinggi Xiaomi pernah disebut-sebut ingin menghilangkan iklan di MIUI. Namun, banyak orang skeptis dengan janji ini. Sebab, apabila iklan-iklan dienyahkan dari MIUI, Xiaomi akan kehilangan salah satu sumber pemasukan.

Selain iklan, Alvin mengatakan Xiaomi juga mengandalkan bisnis lain seperti berlangganan dan layanan keuangan berbasis internet. Selain Xiaomi, Realme juga nampaknya bakal mengikuti strategi menampilkan iklan di software antarmuka ponselnya.

Baca Juga: Rilis perdana di Indonesia, Mi Note 10 Pro dibandrol Rp 6,99 juta

Padahal sebelumnya, Realme sempat mengejek keputusan Xiaomi saat menghadirkan iklan pada antarmuka MIUI mereka. Informasi tentang penayangan iklan di ColorOS disampaikan lewat sebuah posting berisi pengumuman di situs Realme.

Disebutkan bahwa iklan akan disalurkan untuk pengguna ColorOS versi 6 atau yang lebih baru. "Untuk terus menawarkan lebih banyak kejutan bagi para pengguna Realme dan mempertahankan model bisnis yang sehat dan berkelanjutan, kami telah memperkenalkan rekomendasi konten komersial di ColorOS," tulis Realme. (Wahyunanda Kusuma Pertiwi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bos Xiaomi Indonesia Tanggapi Keluhan Mi Fans soal Iklan di MIUI.


Editor: Wahyu Rahmawati


Terbaru