Pengertian Lari Jarak Pendek: Sejarah, Teknik, Peraturan, hingga Manfaat

Selasa, 28 November 2023 | 14:57 WIB   Penulis: Bimo Kresnomurti
Pengertian Lari Jarak Pendek: Sejarah, Teknik, Peraturan, hingga Manfaat


Pengertian Lari Jarak Pendek - JAKARTA. Kenali lebih jauh apa itu lari jarak pendek dari nomor, manfaat, hingga peraturan. Salah satu cabang olahraga ateltik ini bisa diikuti oleh siapa saja yang ingin mendapatkan dampak positifinya.

Lari jarak pendek adalah salah satu nomor lari di mana atlet berlari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang ditempuh. Jarak tempuh lari jarak pendek terdiri atas 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Tujuan dari lari jarak pendek adalah untuk mencapai garis finish dengan waktu tercepat. Untuk mencapai tujuan tersebut, atlet harus memiliki kecepatan dan kekuatan yang prima.

Beberapa perlombaan dan kejuaraan dunia memiliki beberapa nomor lari jarak pendek yang cukup bergengsi.

Baca Juga: Ini 7 Olahraga untuk Mengecilkan Lemak Paha yang Mudah Dilakukan

Sejarah Lari Jarak Pendek

SPRINTER ALVIN TEHUPEIORY

Lari jarak pendek adalah salah satu cabang olahraga atletik yang telah ada sejak zaman kuno. Olahraga ini pertama kali muncul di Yunani kuno pada Olimpiade pertama pada tahun 776 SM. Pada saat itu, lari jarak pendek yang diperlombakan adalah lari 192 meter.

Lari jarak pendek mulai berkembang pesat pada abad ke-19. Pada tahun 1896, lari jarak pendek mulai dipertandingkan di Olimpiade modern pertama di Athena, Yunani.

Pada saat itu, jarak tempuh lari jarak pendek yang diperlombakan adalah 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Lari jarak pendek terus berkembang hingga saat ini. Pada Olimpiade terakhir yakni Tokyo 2020, lari jarak pendek kembali menjadi salah satu cabang olahraga yang paling populer.

Baca Juga: Ini 10 Cara Memulai Olahraga Lari untuk Pemula, Siapkan Rencana hingga Peralatan

Teknik Lari Jarak Pendek

Teknik lari jarak pendek terdiri atas tiga bagian utama, yaitu:

Posisi Start

Start adalah teknik awal lari jarak pendek. Ada dua jenis start dalam lari jarak pendek, yaitu start jongkok (crouch start) dan start berdiri (standing start).

  • Start jongkok adalah start yang paling umum digunakan dalam lari jarak pendek. Start ini dilakukan dengan cara berjongkok di belakang garis start dengan kedua tangan bertumpu di tanah.
  • Start berdiri adalah start yang dilakukan dengan cara berdiri di belakang garis start dengan kedua tangan di samping badan. Start ini biasanya digunakan dalam lari jarak pendek 400 meter. 

Adapun, fase setelah atlet mengambil posisi start jongkok atau berdiri. Atlet harus tetap diam dan siap meluncur ke depan setelah tembakan pistol.

Pada saat "set," atlet menjaga keseimbangan dan fokus sebelum memulai perlombaan.

Teknik saat berlari

Teknik berlari dalam lari jarak pendek adalah teknik yang paling penting. Atlet harus berlari dengan kecepatan penuh dan menjaga keseimbangan tubuh.

Nah, untuk teknik berlari yang baik dalam lari jarak pendek adalah sebagai berikut:

  • Posisi badan tegak
  • Kepala tegak dan pandangan ke depan
  • Tangan diayunkan secara bergantian
  • Kaki mendarat dengan tumit terlebih dahulu
  • Langkah kaki lebar
  • Gerakan kaki ritmis.

Posisi Finish

Finish pada lari jarak pendek memerlukan beberapa teknik agar mendapatkan hasil maksimal dan sesuai dengan peraturan. Atlet wajib berlari dengan kecepatan penuh hingga garis finish.

Teknik finish yang baik dalam lari jarak pendek adalah sebagai berikut:

  • Mempercepat langkah
  • Menjatuhkan badan ke depan
  • Menyentuh garis finish dengan dada atau bahu.

Peraturan Lari Jarak Pendek

Dalam perlombaan lari jarak pendek, perlengkapan lari jarak pendek melibatkan sepatu spikes, pencatat waktu, pistol, start block, dan tiang garis finish.

Selain itu, para pelari perlu menaati peraturan atau bisa didiskualifikasi saat melanggarnya.

Berikut adalah peraturan lari jarak pendek:

  • Atlet harus berada di belakang garis start sebelum peluit dibunyikan.
  • Atlet tidak boleh menyentuh garis start sebelum peluit dibunyikan.
  • Atlet tidak boleh mengganggu atlet lain.
  • Atlet harus melewati garis finish dengan dada atau bahu.

Diskualifikasi atau pelanggaran dianggap terjadi saat:

  • Atlet melakukan kesalahan start sebanyak tiga kali
  • Atlet memasuki lintasan pelari lain, mengganggu atau berbuat curang terhadap peserta lain.
  • Atlet menggunakan doping atau obat perangsang, atau keluar dari lintasan lari.

Atlet lari jarak pendek

Ada beberapa atlet yang menjadi pemegang gelar juara dunia nomor lari jarak pendek.

  • Usain Bolt (Jamaika): Dianggap sebagai pelari tercepat sepanjang masa, Bolt memenangkan banyak medali emas Olimpiade dan Kejuaraan Dunia dalam nomor 100 meter dan 200 meter.
  • Florence Griffith-Joyner (AS): Atlet wanita tercepat sepanjang masa, Griffith-Joyner mencetak rekor dunia dalam nomor 100 meter dan 200 meter yang masih bertahan hingga saat ini.
  • Carl Lewis (AS): Salah satu atlet paling sukses dalam sejarah, Lewis mendominasi nomor lari jarak pendek dan panjang, memenangkan sejumlah medali emas Olimpiade.
  • Jesse Owens (AS): Pada Olimpiade 1936, Owens mencatat sejarah dengan memenangkan empat medali emas, termasuk dalam nomor lari jarak pendek.

Manfaat Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain:

  • Meningkatkan kecepatan dan kekuatan
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Membakar kalori
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Meningkatkan fleksibilitas
  • Meningkatkan keseimbangan.

Lari jarak pendek adalah olahraga yang membutuhkan kecepatan dan kekuatan yang prima. Dengan teknik yang baik dan latihan yang rutin, Anda dapat menjadi sprinter yang handal.

Demikian informasi bermanfaat terkait pengertian, sejarah, manfaat, hingga atlet lari jarak pendek di dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Bimo Kresnomurti

Terbaru