Belanja

Perkuat UMKM Ekraf, Bank Artha Graha Internasional Boyong The Local Market ke SCBD

Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:59 WIB
Perkuat UMKM Ekraf, Bank Artha Graha Internasional Boyong The Local Market ke SCBD

ILUSTRASI. Perkuat UMKM Ekraf, Bank Artha Graha Internasional Boyong The Local Market ke SCBD (Dok. Bank Artha Graha/Bank Artha Graha)

Reporter: Tendi Mahadi  | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI) bersama Artha Graha Group mendukung penuh penyelenggaraan The Local Market edisi Pasar Wiwitan. Bertempat di kawasan SCBD, Jakarta, acara ini berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 dan diproyeksikan menjadi agenda rutin setiap akhir pekan pertama di awal bulan.

Gelaran ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara The Local Market, Creative Event Entertainment, Artha Graha Group, serta Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF), untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif, hangat, dan sarat akan nilai budaya, seni, kuliner, serta karya lokal Indonesia.

Kehadiran The Local Market di SCBD menandai transformasi kawasan bisnis modern menjadi ruang publik yang hidup bagi komunitas dan UMKM. Melalui kehadiran hampir 200 tenant lokal terpilih, Bank Artha Graha Internasional memandang inisiatif ini sebagai langkah konkret dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha kreatif, produsen lokal, hingga artisan daerah.

Mulai edisi Pasar Wiwitan—yang memiliki arti makna "permulaan"—masyarakat Jakarta dapat menikmati destinasi akhir pekan baru yang beroperasi rutin setiap bulan (Sabtu pukul 07.00 WIB hingga Minggu pukul 21.00 WIB). Kawasan SCBD tidak hanya berfungsi sebagai pusat finansial dan bisnis, tetapi juga tempat interaksi hangat antara masyarakat dan pencipta karya lokal.

Baca Juga: ONIC Gagal Tembus Final, Cek Jadwal Perebutan Peringkat Ketiga MSC EWC 2026

Pendiri KuKa sekaligus penggagas The Local Market, Titonius Karto, menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman holistik.

"The Local Market ingin menjadi ruang di mana orang datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk merasakan. Ada karya lokal, makanan, musik, budaya, dan percakapan langsung dengan para pembuatnya. Pengunjung pulang membawa pengalaman dan cerita," kata Titonius dalam keterangannya, Minggu (2/8).

Langkah ini diapresiasi oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang menekankan pentingnya ruang berkelanjutan bagi ekonomi kreatif.

"Pasar ini dimulai pukul 07.00 pagi. Ini adalah karya para pelaku ekonomi kreatif dan 'para mama' di Indonesia yang perlu terus dipromosikan. Setiap minggu pertama tiap bulan, kawasan SCBD menjadi simbol kolaborasi yang menghadirkan ruang bagi produk-produk kreatif lokal," tutur Irene.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menyampaikan pentingnya kurasi dan ruang aman bagi perempuan serta keluarga.

"Melalui acara ini dilakukan kurasi, sehingga kita bisa melihat potensi local market yang selama ini belum banyak terekspos. SCBD kita upgrade menjadi ruang yang menghadirkan banyak aktivitas menarik, karya lokal, hingga ruang bermain anak-anak yang kreatif dalam ekosistem ekonomi kreatif," ungkap Veronica.

Baca Juga: Berburu Mobil Listrik Baru 2026, Perhatikan Kiat Berikut Agar Tak Menyesal

Associate Director Bank Artha Graha Internasional, Tomy Jongelis mengatakan dukungan pihaknya pada The Local Market merupakan wujud nyata penerapan prinsip keberlanjutan dan inklusi keuangan.

"Melalui penyediaan fasilitas pembayaran non-tunai, solusi finansial bagi UMKM, serta aktivasi ruang di kawasan SCBD, Bank Artha Graha Internasional terus mendampingi para pelaku usaha kreatif agar mampu naik kelas, berdaya saing global, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru