KONTAN.CO.ID - Petenis muda Indonesia, Ethan Jake Frans, mencatatkan tonggak baru dalam kariernya.
Atlet berusia 14 tahun itu resmi menerima undangan tampil di The Championships Wimbledon Boys' 14&Under Singles 2026, bukan melalui babak kualifikasi, melainkan berdasarkan pencapaian internasional yang telah diraihnya.
Baca Juga: Meccha Chameleon Viral: Ini Cara Main hingga Ramainya Fitur Auto-Paint
Keikutsertaan Ethan di Wimbledon menjadi awal rangkaian tur Eropa yang akan membawanya tampil di empat turnamen junior bergengsi lainnya sepanjang Juli hingga Agustus 2026.
Lahir di Singapura pada 17 April 2012 dari pasangan Frans Erick dan mantan petenis nasional Indonesia Wynne Prakusya, Ethan saat ini berlatih di West Tennis Academy Jakarta.
Ia kini menduduki peringkat nomor satu Asia kategori U14 serta masuk 10 besar dunia U14 versi Universal Tennis Rating (UTR).
Dalam beberapa tahun terakhir, Ethan menorehkan sejumlah prestasi yang belum pernah dicapai petenis junior Indonesia.
Pada 2024, ia menjadi petenis Indonesia pertama yang menjuarai IMG International Junior Championship U12 dan Junior Orange Bowl U12, berpasangan dengan Choi Mingeon dari Korea Selatan.
Baca Juga: Update Kode Redeem FC Mobile 11 Juli 2026: Klaim Player OVR 115-118 Sekarang!
Ia juga menjadi petenis Indonesia pertama yang dipilih Asian Tennis Federation untuk memperkuat Tim Asia di World Group Championship.
Memasuki 2026, Ethan kembali mencetak sejarah sebagai petenis Indonesia pertama yang tampil di Australian Open – Elite 14 Junior Asia Pacific.
Status sebagai petenis nomor satu Asia U14 yang diraih pada awal 2026 menjadi salah satu faktor yang mengantarkannya memperoleh undangan langsung ke Wimbledon.
Usai tampil di London pada 4–12 Juli, Ethan dijadwalkan mengikuti Open Stade Français di Paris (13–18 Juli), Tennis Europe U14 d'Annecy di Prancis (20–25 Juli), Internationale Deutsche Tennismeisterschaften U14 di Jerman (27 Juli–1 Agustus), serta ITF World Junior Tennis Finals di Republik Ceko (3–8 Agustus).
Partisipasi Ethan dalam tur Eropa tersebut mendapat dukungan dari Mangkunegaran, sebagai bagian dari program pengembangan atlet muda yang diinisiasi K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X.
Baca Juga: Megawati Resmi Kembali ke Liga Voli Korea, Gabung Hyundai E&C Musim 2026-2027
"Ethan tidak sekadar bermain tenis. Ia menulis sejarah untuk dirinya, untuk keluarganya, dan untuk Indonesia. Diundang ke Wimbledon bukan karena mengikuti kualifikasi, melainkan karena dunia tenis mengakui kemampuannya," ujar K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam keterangannya Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, Mangkunegaran berkomitmen mendukung generasi muda Indonesia yang berprestasi agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Sementara itu, Wynne Prakusya menyebut undangan ke Wimbledon menjadi bukti bahwa kerja keras putranya mulai mendapat pengakuan dunia.
"Undangan Wimbledon ini adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah berbohong. Dukungan dari Mangkunegaran memberikan Ethan keyakinan bahwa Indonesia percaya kepadanya. Ethan tidak berangkat ke Eropa sendirian. Ia membawa Indonesia bersamanya," ujar Wynne.
Baca Juga: Update Tier List Genshin Impact Juli 2026: Karakter Meta Masih Bertahan?
Mangkunegaran menyatakan dukungan kepada Ethan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendampingi generasi muda Indonesia yang berprestasi, tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga berbagai bidang lainnya, sebagai kelanjutan tradisi patronase yang telah dijalankan institusi tersebut selama hampir tiga abad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News