KONTAN.CO.ID - Rame Rame Market (RRM) kembali digelar untuk kelima kalinya sebagai ruang temu bagi pelaku usaha lokal, komunitas kreatif, dan masyarakat Bandung. Mengusung semangat kolaborasi dan pertumbuhan ekosistem lokal, BRImo Rame Rame Market Vol. 5 berlangsung pada 4–6 September 2026 di NERD Laboratory – Laswi Heritage, Bandung.
Memasuki volume kelima, RRM tidak hanya menawarkan aktivitas belanja, tetapi juga menjadi ruang bagi local brand untuk memperkenalkan produk, membangun koneksi, dan berinteraksi langsung dengan konsumen. Lebih dari 40 brand lokal turut berpartisipasi, yang mencakup sektor fashion, aksesori, lifestyle, serta food and beverage.
Head Committee Rame Rame Market Aditi Erlangi mengatakan, setiap bisnis memiliki perjalanan dan tantangan masing-masing sehingga RRM ingin menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk saling mendukung. Menurutnya, pertumbuhan bisnis tidak selalu harus dilakukan melalui kompetisi, tetapi juga dapat dibangun melalui kolaborasi, berbagi peluang, dan koneksi antar pelaku usaha.
"Di balik setiap brand ada cerita tentang keberanian untuk memulai, proses panjang untuk bertahan, jatuh bangun dalam menjalankan usaha, dan mimpi yang terus diperjuangkan. Karena itu, event ini bukan hanya tentang mempertemukan brand dengan konsumen, tetapi juga tentang mempertemukan teman-teman seperjuangan," ujar Aditi, dikutip dari rilis resmi, Minggu (6/9).
Pada penyelenggaraan tahun ini, RRM juga berkolaborasi dengan Bank BRI melalui aplikasi BRImo untuk menghadirkan pengalaman transaksi dan ekosistem digital yang lebih dekat dengan kebutuhan pelaku usaha maupun pengunjung. Selain itu, RRM mendapat dukungan dari Winnrs.Co, digital agency asal Bandung yang membantu brand dan UMKM mengembangkan bisnis melalui strategi digital advertising, termasuk pemanfaatan marketplace dan media sosial.
Selain mendorong pertumbuhan bisnis lokal, RRM Vol. 5 turut membawa isu keberlanjutan melalui kolaborasi dengan MIU (Mari Isi Ulang). Melalui kampanye "Bawa Botol Minum Sendiri", pengunjung diajak menggunakan kembali botol minum pribadi untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya menggabungkan aktivitas kreatif dan gaya hidup dengan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.
Rame Rame Market Vol. 5 turut didukung Telkomsel, Al Masoem, dan NERD Laboratory. Aditi berharap RRM dapat terus berkembang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku UMKM, creativepreneur, komunitas, brand, dan konsumen. "Kita tidak harus berjalan sendiri untuk bisa bertumbuh. Karena pada akhirnya kesuksesan bukan hanya tentang seberapa jauh kita bisa melangkah sendiri, tetapi juga tentang seberapa banyak orang yang bisa kita ajak tumbuh bersama," kata Aditi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News