Internet

Ribuan link grup WhatsApp pribadi tersebar di Google

Kamis, 27 Februari 2020 | 13:38 WIB   Reporter: Handoyo
Ribuan link grup WhatsApp pribadi tersebar di Google

ILUSTRASI. Whatsapp logo. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berhati-hatilah jika Anda memiliki grup WhatsApp pribadi. Pasalnya, orang tak dikenal pun bisa masuk ke grup Anda tanpa izin. Pasalnya, baru-baru ini diketahui bahwa ada ratusan ribu tautan (link) yang grup WhatsApp yang masuk dalam index pencarian dan tersebar Google. 

Dengan demikian, orang tak dikenal pun bisa leluasa masuk ke dalam grup pribadi asalkan memiliki tautan tersebut. Hal ini pertama kali terungkap oleh seorang jurnalis asal Jerman, Jordan Wildon.

Baca Juga: Bangun aplikasi digital, Mandiri Tunas Finance sudah kucurkan investasi Rp 40 miliar

Melalui sebuah kicauan di akun Twitternya, Jordan mengunggah gambar yang menjadi bukti banyaknya link undangan grup Whatsapp yang tersebar bebas dalam pencarian Google. "Grup Whatsapp Anda mungkin tidak seaman yang Anda kira," tulis Jordan.

Celah keamanan ini pun kemudian diperkuat oleh temuan analis App Reverse bernama Jane Wong. Jane mengkonfirmasi terdapat lebih dari 470.000 tautan grup Whatsapp yang dia temukan ketika memasukkan kata kunci "Site:chat. whatsapp.com" pada Google. 

Kemudian situs teknologi Motherboard, juga mencoba metode serupa dan sukses masuk ke dalam sejumlah grup melalui tautan yang terindeks di Google. Motherboard bahkan bisa mendapatkan daftar anggota grup tersebut lengkap beserta nomor telepon mereka. 

Juru Bicara WhatsApp, Alison Bonny, mengatakan bahwa pengguna WhatsApp memang tidak diperkenankan untuk membagikan tautan grup ke halaman atau situs yang bisa diakses oleh publik. 

Baca Juga: Kenapa generasi milenial masih enggan miliki properti?

Ia pun mengatakan, semua konten yang dibagikan ke situs publik, dapat ditelusuri dengan mudah lewat mesin pencari. Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (27/2), Danny Sullivan selaku Google Public Search Lialison memberikan pernyataan melalui akun Twitter pribadinya. 

Ia mengatakan, mesin pencari seperti Google memang dapat mencantumkan konten yang berasal dari web publik. "Itulah yang terjadi di sini. Tidak ada bedanya dengan kasus apa pun di mana situs mengizinkan URL yang didaftar untuk publik," kata Danny. 

Ia juga menyarankan pengguna agar memanfaatkan pusat bantuan Google guna memblokir konten-konten tersebut. Dari pantauan KompasTekno, saat ini pencarian menggunakan kata kunci "site:chat.whatsapp.com" pada Google sudah tidak bisa lagi diakses oleh pengguna. 

Meski begitu, hingga saat ini pengguna masih bisa mencari tautan grup melalui beberapa mesin pencarian lain seperti Bing, Yandex dan DuckDuckGo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratusan Ribu Link Grup WhatsApp Pribadi Tersebar di Google"


Editor: Handoyo .


Terbaru