Musik

Saham YG Entertainment kembali melemah ke 31.050 Won pada penurupan akhir pekan ini

Jumat, 21 Februari 2020 | 15:50 WIB   Reporter: Anna Suci Perwitasari
Saham YG Entertainment kembali melemah ke 31.050 Won pada penurupan akhir pekan ini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumat (21/2), saat bursa menutup hari perdagangan, saham YG Entertainment ditutup di harga 31.050 Won per saham.

Dibandingkan dengan penutupan Kamis (20/2), harga saham YG Entertainment turun 5,62% dari 32.900 Won. Sebelumnya, saham YG Entertainment dibuka melemah dibandingkan harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga 32.200 Won per saham.

Mencatatkan harga tertinggi 32.600 Won dan harga terendah 31.050 Won, saham YG Entertainment ditutup turun 1.850 Won per saham dalam sehari.

Volume saham yang ditransaksikan YG Entertainment mencapai 297.924 lot

Kalau dihitung sejak 7 hari yang lalu (14 Februari 2020), harga saham YG Entertainment hari ini turun 4,90% dibanding harga saat itu 32.650 Won). Begitu pula, jika kita hitung sejak 30 hari yang lalu (20 Januari 2020), harga saham emiten ini turun 6,76%, dari semula (33.300 Won).

Adapun sejak setahun lalu (21 Februari 2019) harga saham YG Entertainment turun 33,79% dari harga saat itu (46.900 Won).

Pelemahan saham YG Entertainment sejalan dengan indeks bursa saham Korea Selatan, Kospi, yang juga terkoreksi 1,49% ke 2.162,84.

Baca Juga: Saham YG Entertainment koreksi ke 32.900 Won pada perdagangan Kamis (20/2)

Bursa saham Korea Selatan memang sedang dalam tekanan setelah jumlah kasus baru virus corona di Korea Selatan melonjak tajam. Pada Kamis (19/2), terdapat sedikitnya 52 kasus baru yang berhasil terdeteksi. Ini membuat jumlah korban virus corona yang teridentifikasi mencapai 156 kasus. 

Alhasil, Korea Selatan menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak di luar China. 

Selain itu, data perdagangan Korea Selatan dan China kurang baik. Di mana permintaan dari China menunjukkan penurunan.

Saat ini, YG Entertainment juga belum memberikan sentimen positif yang dapat menopang pergerakan harga sahamnya. Agensi yang menaungi Blackpink ini memilih menunda beberapa kegiatan artisnya yang melibatkan banyak penggemar.

Terbaru, YG Entertainment disebut-sebut mendaftarkan hak cipta untuk nama "Baby Monster" dan "BaeMon". Kabarnya, kedua nama ini bakal dipakai untuk nama girlband baru YG Entertainment. 


Editor: Anna Suci


Terbaru