kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Setelah 80 tahun, Jerman gagal lolos fase Grup Piala Dunia


Kamis, 28 Juni 2018 / 00:48 WIB

Setelah 80 tahun, Jerman gagal lolos fase Grup Piala Dunia
ILUSTRASI. Para pemain Jerman setelah dikalahkan Korsel

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - KAZAN. Korea Selatan hancurkan harapan Jerman untuk mempertahankan gelar juara dunia setelah menang dua gol tanpa balas pada laga terakhir Grup F.

Mengutip Reuters, dua gol Korea Selatan terjadi pada masa perpanjangan waktu oleh Kim Young Gwon dan Son Heung Min. Kekalahan ini membuat empat kali juara dunia tersebut gagal lolos ke babak 16 besar untuk pertama kali sejak tahun 1938.

Kemenangan pasukan Negeri Gingseng cukup mengejutkan. Karena sejak awal pertandingan, Jerman menguasai jalannya pertandingan dengan ball possession hingga 69%.

Namun permainan cemerlang kiper Korea Selatan Cho Hyun Woo mampu mematahkan serangan Der Panzer. Tercatat, lima kali Hyun Woo menggagalkan peluang emas milik Mats Hummels dan Toni Kroos.

Nasib buruk Jerman dimulai saat masa injury time. Sepak pojok yang dilakukan Heung Min berhasil dimanfaatkan oleh Kim Young Gwon dengan merobek gawang Manuel Neuer di menit 94.

Wasit Mark Geiger sempat menganulir gol tersebut karena dugaan off-side. Namun setelah menggunakan video assistant referees (VAR), wasit asal Amerika Serikat ini mengesahkan gol tersebut.

Para pendukung Jerman kembali terdiam setelah Heung Min mampu mengejar bola operan Joo Se Jong. Dengan mudah bintang Tottenham Hotspurs tersebut menceploskan bola ke gawang Jerman. Lantaran Neuer masih berada di wilayah permainan Korea Selatan.

Walau Korea Selatan gagal lolos ke babak 16 besar, kemenangan ini membuatnya berada di peringkat 3 klasemen Grup F. Sementara Jerman ada di posisi juru kunci, kalah selisih gol dari Korea Selatan.

Sementara, juara Grup F dipegang Swedia yang berhasil membantai Meksiko tiga gol tanpa balas. Walau kalah, Meksiko sudah mengamankan tempat di babak 16 besar setelah dua kemenangannya di dua partai sebelumnya.



Reporter: Anna Suci Perwitasari
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan


Close [X]
×