Otomotif

Suzuki XL7 resmi meluncur siang ini, berikut bocoran harganya

Sabtu, 15 Februari 2020 | 09:21 WIB Sumber: Kompas.com
Suzuki XL7 resmi meluncur siang ini, berikut bocoran harganya

ILUSTRASI. Suzuki XL7

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan meluncurkan low sport utility vehicle (LSUV) XL7 Sabtu siang (15/2) di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

Berdasarkan bocoran yang diterima Kompas.com, SUV murah itu hadir dalam tiga varian, yaitu Zeta, Beta, dan Alpha. Adapun perkiraan harganya mulai dari Rp 230 juta sampai Rp 267 juta on the road DKI Jakarta.

Baca Juga: Suzuki XL7 meluncur, ini harga seken Suzuki Ertiga di bawah Rp 180 juta

Jika membandingkan dengan produk yang sudah ada di pasar, segmentasi dan harga dari XL7 akan bersaing langsung dengan Daihatsu Terios, Toyota Rush, Honda BR-V, sampai Mitsubishi Xpander Cross.

Bahkan, tak menutup kemungkinan mobil ini 'menyenggol' saudaranya yaitu SX4 S-Cross dan Ertiga yang berbagi platform denga.

Suzuki XL7 sebenarnya sudah lebih dulu meluncur di India. Namun di sana, mobil memiliki nama Maruti XL6 yang artinya, konfigurasi kursi mobil adalah 2+2+2 atau untuk 6-penumpang.

Sementara di Indonesia, Suzuki mengubah konfigurasi kursi mobil menjadi 2+3+2 yang berarti mampu menampung 7-orang (XL7).

Dilihat dari spesifikasi untuk pasar India, model ini sama dengan Ertiga yang berbekal mesin bensin 1,5 liter empat silinder berkode K15B.

Di atas kertas, tenaganya mencapai 103 hp dan torsi 138 Nm. Untuk sistem transmisi, bisa dipastikan tersedia pilihan manual dan otomatis konvensional.

"Kami akan memperkenalkan beberapa produk baru tahun ini, beberapa di antarnya bergenre SUV. Lihat saja pada pekan depan (Sabtu, 15/2/2020)," kata Head of Marketing 4W PT SIS Donny Saputra di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

Baca Juga: Akhir pekan ini Suzuki XL7 mengaspal, berikut skema kreditnya

Penulis: Ruly Kurniawan
Editor : Agung Kurniawan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siang Ini, SUV Murah Suzuki XL7 Resmi Lahir di Indonesia".

 

Editor: Komarul Hidayat


Terbaru