Film

Universal Pictures siapkan protokol kesehatan untuk syuting Jurassic World: Dominion

Rabu, 17 Juni 2020 | 13:23 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Universal Pictures siapkan protokol kesehatan untuk syuting Jurassic World: Dominion

ILUSTRASI. Potongan adegan film Jurassic World: Fallen Kingdom

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Universal Pictures menghabiskan dana sekitar US$ 5 juta untuk melakukan protokol kesehatan dalam proses produksi film Jurassic World: Dominion.

Rumah produksi nampaknya mulai kembali ke lapangan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda akibat wabah virus corona. Universal Pictures kembali melanjutkan proses produksi film Jurassic World: Dominion bulan depan, Juli 2020. 

Mengutip dari situs Comicbook.com, Universal Pictures menghabiskan dana sekitar US$ 5 juta untuk menyiapkan protokol kesehatan untuk pra kru dan pemain film Jurassic World: Dominion. 

Baca Juga: Film Mission Impossible 7 siap lanjutkan produksi mulai September

Universal Pictures mewajibkan seluruh pemain Jurassic World: Dominion melakukan tes Covid-19 sebelum meninggalkan Amerika Serikat. 

Kemudian, mereka harus menjalani masa karantina selama dua minggu sesampainya di Inggris. 

Para kru dan pemain akan melakukan pelatihan Covid-19 di dalam area syuting. Kru dan pemain wajib menggunakan topeng pelindung saat mereka tidak berada di depan kamera. 

Bila ada temuan kru dan pemain yang terinfeksi virus Covid-19, mereka akan diisolasi sebelum dipulangkan.  

Bryce Dallas Howard, salah satu pemain film Jurassic World: Dominion menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Universal Pictures. 

"Kami tidak akan pernah kembali bekerja bila tidak merasa aman, dan Anda tahu kami menggunakan (studio) setiap hari dan saya sangat bersyukur untuk pekerjaan tersebut," kata Howard. 

Sekedar info, para pemain dan kru akan kembali bekerja di Pinewood, Inggris untuk melanjutkan syuting yang tertunda. 

Film Jurassic World: Dominion dijadwalkan akan tayang di bioskop pada Juni 2021. 

Baca Juga: Duh! Film Rurouni Kenshin The Final batal tayang bulan Juli karena wabah virus corona

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru