Upaya Acer mendukung transformasi digital di bidang pendidikan

Selasa, 16 November 2021 | 12:13 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Upaya Acer mendukung transformasi digital di bidang pendidikan

ILUSTRASI. Sekolah di Papua gunakan teknologi

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Penerapan solusi pendidikan berbasis teknologi informasi di SMP Negeri Buti Merauke, Papua, merupakan kontribusi Acer yang diharapkan dapat membantu mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Acer, salah satu perusahaan ICT terkemuka di dunia dan pemain utama di industri PC Indonesia, telah menandatangani nota kesepahaman dan meresmikan kerja sama dengan SMP Negeri Buti di Merauke. 

Dalam kerja sama ini, SMP Negeri Buti meluncurkan kelas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Laboratorium Jelajah Ilmu yang menggunakan solusi dan ekosistem pendukung dari Acer for Education.

Penerapan solusi pendidikan berbasis teknologi informasi ini merupakan kontribusi nyata Acer yang diharapkan dapat membantu mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham-saham teknologi Grup Kresna

Jelajah Ilmu merupakan bagian dari solusi Acer for Education yang bertujuan menjembatani hubungan antara teknologi dan manusia sehingga transformasi digital pendidikan dapat dilakukan dengan lebih baik. Sebagai brand dengan pengalaman panjang di dunia teknologi, Acer ingin menjadi bagian dalam membantu proses mempercepat pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.

“Acer berkomitmen penuh untuk mendukung transformasi digital di dunia pendidikan Indonesia dengan berbagai inovasi teknologi kami yang terintegrasi, komprehensif serta berstandar global. Kami bangga bisa menjalin kerja sama dengan SMP Negeri Buti di Merauke, kota paling ujung timur Indonesia. Dengan digunakannya Jelajah Ilmu di Merauke, Acer mengajak semua pihak untuk mendukung transformasi pendidikan melalui teknologi,” ujar Herbet Ang, President Director, Acer Indonesia dalam siaran pers, Selasa (16/11).

Pandemi yang terjadi di hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia, memiliki dampak pada mutu pendidikan termasuk di Provinsi Papua. Berdasarkan data Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip daerah Provinsi Papua, pandemik berpengaruh terhadap kondisi sosial dan geografis. 

Baca Juga: Ombudsman terima 273 pengaduan masyarakat mengenai seleksi calon ASN 2021

Keterbatasan akses teknologi menyebabkan angka putus sekolah di Provinsi Papua tahun 2021 meningkat dari tahun sebelumnya, menjadi 21%. Sama halnya dengan angka buta huruf menjadi 27% dibandingkan 22% pada tahun 2020. Solusi transformasi sistem pendidikan sangat dibutuhkan untuk membantu menanggulangi dampak tersebut.

“Terima kasih kepada Acer atas usahanya dalam memajukan standar pendidikan di Indonesia hingga sampai di Merauke ini. Kami rakyat Merauke berharap semoga Jelajah Ilmu bisa menjadi solusi yang efektif dalam memberikan percepatan transformasi digital dan sumber daya manusia di Papua. Kami menyambut baik kerja sama Acer dengan SMP Negeri Buti Merauke. Semoga kerja sama ini bisa menjadi katalis positif bagi pertumbuhan kualitas pendidikan di Merauke di masa yang akan datang,” kata Romanus Mbaraka, Bupati Kabupaten Merauke.

 

Selanjutnya: Alat Rumah Tangga Untuk Menghadapi Musim Hujan, Wajib Punya!

Editor: Noverius Laoli
Terbaru