Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.185
  • EMAS658.000 0,30%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Wayang Beber di Bentara Budaya Jakarta

Selasa, 27 Maret 2012 / 09:31 WIB

Wayang Beber di Bentara Budaya Jakarta


Wayang beber nyaris punah. Soalnya, para pelukis tua yang membuat wayang ini tertahan sudah berusia tua, bahkan almarhum. Celakanya, saat ini, hampir tidak ada lagi generasi penerus yang peduli untuk melestarikan beber.

Wayang beber muncul dan berkembang di Pulau Jawa pada masa kerajaan Majapahit. Gambar-gambar tokoh pewayangan dilukiskan pada selembar kain atau kertas, kemudian disusun adegan demi adegan berurutan sesuai dengan urutan cerita. Gambar-gambar ini dimainkan dengan cara dibeber. Saat ini hanya beberapa kalangan di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Karangmojo Gunung Kidul, yang masih menyimpan dan memainkan wayang beber ini.

Untuk itu sejumlah anak muda yang peduli dengan eksistensi wayang beber dalam komunitas Wayang Beber Metropolitan mencoba memunculkan fenomena metropolitan dalam bentuk wayang beber. Karya yang ditampilkan berupa pertunjukan wayang beber dengan tema-tema dan bentuk visual sesuai dengan perkembangan masa kini.

Pameran berlangsung pada 22-29 Maret 2012 pukul 10.00-18.00 WIB, hari libur nasional tutup, di Bentara Budaya Jakarta.


Sumber : Harian KONTAN, 24 Maret 2012
Editor: Catur Ari
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0716 || diagnostic_web = 0.5179

Close [X]
×