Tokoh

Yang Hyun Suk akan dituntut secara in absentia dalam kasus judi

Minggu, 14 Juni 2020 | 16:03 WIB   Reporter: Harris Hadinata
Yang Hyun Suk akan dituntut secara in absentia dalam kasus judi

ILUSTRASI. grup vokal musik pria band boyband kpop k-pop korea selatan korsel boy band big bang yg entertainment

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Proses pengadilan kasus perjudian yang melibatkan Yang Hyun Suk, pendiri sekaligus CEO YG Entertainment, berlanjut. Jaksa penuntut telah mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mengadili bos label yang menaungi Blackpink ini tanpa perlu kehadiran fisik.

Hari ini, Departemen Kriminal Kantor Kejaksaan Distrik Barat Seoul mengumumkan, permohonan telah diajukan pada 26 Mei lalu. Bila permohonan dikabulkan, pengadilan bisa menjatuhan hukuman ke terdakwa tanpa proses pengadilan formal. Hukuman tersebut langsung berlaku bila terdakwa tidak memohon pengadilan formal.

Sekadar mengingatkan, Yang Hyun Suk dituding melakukan perjudian berulang. Dia dituding pergi ke Las Vegas di Amerika Serikat tujuh kali antara Juli 2015 sampai Januari 2019, dengan total dana judi sekitar US$ 335.460. Asal tahu saja, menurut hukum Korea Selatan, berjudi di luar negeri merupakan tindakan melawan hukum.

Namun penuntut hanya mengajukan permohonan pengadilan in absentia untuk tuduhan berjudi, bukan perjudian berulang. "Mempertimbangkan preseden terkait kebiasaan berjudi dan berapa banyak (Yang Hyun Suk) berjudi, kami memutuskan tuntutan perjudian berulang tidak valid," tutur sumber di Kejaksaan, sebagaimana dikutip Yeonhap News, hari ini.

Sekadar mengingatkan, Yang Hyun Suk sebelumnya juga diajukan ke pengadilan bersama Seungri, mantan anggota boyband Big Bang, dalam hal pelanggaran UU transaksi valas. Mereka dicurigai melakukan hwanchigi, tindakan transaksi valas ilegal, untuk mendanai perjudian.

Namun tuntutan tersebut telah dibatalkan. Jaksa penuntut menilai tidak cukup bukti untuk meneruskan penuntutan tersebut. 

Editor: Harris Hadinata


Terbaru