HOME | Wisata |

INDUSTRI PARIWISATA

Festival adat Oang Oang siap digelar di Danau Toba

oleh : Jane Aprilyani | Rabu, 23 Agustus 2017 | 13:01 WIB

Festival adat Oang Oang siap digelar di Danau Toba

KONTAN.CO.ID - Satu persatu keseruan atraksi di salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (kemenpar), Danau Toba unjuk gigi. Di danau terbesar ini akan digelar Festival Oang Oang Pakpak Bharat yang rencananya akan digelar tanggal 6-7 September 2017 mendatang.

Remigo Yolando, Bupati Pakpak Bharat mengatakan Pesta Oang-oang merupakan Pesta Rakyat dengan nuansa adat dan budaya Pakpak yang kental. Pagelaran ini akan ditampilkan lebih menarik lagi sehingga event ini tidak hanya berkelas nasional tetapi bahkan internasional.

Pakpak Bharat memang letaknya terpencil dari Kota Medan dengan kondisi geografis berkontur perbukitan di kelilingi hutan, berjarak sekitar 200 km dari kota Medan. "Kami berusaha konsisten, karena ini adalah bagian dari usaha kami menjadi daya tarik  daya tarik bagi wisatawan yang masuk dalam 17 Kalender Even Pesona Danau Toba,” katanya.

Seperti diketahui, secara geografis Kabupaten Pakpak Bharat memang tidak bersentuhan langsung dengan Danau Toba, tetapi pihak BODT dan Kementerian Pariwisata mengakui keberadaan wilayah Pakpak Bharat merupakan sumber penyedia air di Danau Toba serta bagian koridor ekosistem danau tersebut. 

Remigo menambahkan, letaknya yang terpencil bukan berarti tidak bisa memberikan kontribusi untuk pengembangan pariwisata Danau Toba, tapi justru keunikan Festival Oang Oang ini bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk meluncur ke Pakpak Bharat.

"Walaupun nantinya berkelas internasional, konteks utamanya adalah cultural event menjadi ciri yang tidak bisa diganggu karena itulah value sebenarnya di dalam industri pariwisata, silahkan datang dan kunjungi keindahan wilayah kami,” katanya.

Remigo menjelaskan Pesta Oang Oang akan dimulai dari karnaval dengan kendaran hias yang mencapai 5 kilometer dari Gedung Serbaguna sampai Lapangan Napasengkut. Kemudian ada hiburan tari dan nyanyian, moccak (pencak silat Pakpak) sampai beragam luah (cenderamata) dari berbagai Kecamatan serta SKPD yang mengikuti acara karnaval.

Tak hanya itu, ada juga berbagai lomba menarik seperti Lomba Orkestra, Lomba Vokal Grup Lagu Daerah dan Lagu Nasional, Lomba Cerdas Cermat (Nahu) Pengetahuna Pakpak dan ada juga Lomba Persinabul. 

Lomba Persinabul ini tradisi yang sangat sakral dan unik, dimana kita bisa  mengetahui dan memaknai kata, maksud dan perlengkapan apa dan bagaimana prosesi adat dapat dilakukan didalam adat suku Pakpak.

Persinabul dalam arti Pembicara Adat  atau utusan pihak keluarga pengantin yang berperan untuk menananyakan kepada orang tua calon pengantin laki-laki yang akan diberikan sebagai mas kawin, mencari tahu mengenai keberadaan keluarga si gadis di dalam masyarakat.

Yang tidak kalah pentingnya adalah untuk memperkirakan siapa kira-kira persinabul dari pihak perempuan, hal ini penting untuk mencari strategi dalam melakukan pendekatan secara kekeluargaan dan untuk menghindari ketidaksesuaian dalam proses mengkata (mengutarakan, red) utang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan semua atraksi event yang digelar di Danau Toba memiliki kualitas yang tinggi. "Event-nya keren-keren. Semua menghibur dan layak dikunjungi," kata Arief Yahya dalam keterangan yang diterima KONTAN, Rabu (23/8).

Bagi Arief, Danau Toba memang punya banyak keistimewaan, ditambah mudahnya maskapai penerbangan langsung dari Jakarta-Silangit Toba oleh maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya. Lalu Kuala Namu-Silangit dan Batam-Silangit oleh maskapai Wing Air, group Lion.

"Danau Toba ini sudah dikenal ke seluruh dunia. Karenanya seluruh event didesain kreatif dengan nuansa pariwisata yang kuat. Kami ingin seluruh event-event tadi mampu mendrive wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba,termasuk Pesta Oang Oang ini, yang suka seni dan budaya, wajib kesini," ajak Arief Yahya.