Profesi | HOME |

PROFESI

Inilah tempat kerja favorit para mahasiswa

oleh : Siti Maghfirah | Kamis, 22 Juni 2017 | 10:00 WIB

Inilah tempat kerja favorit para mahasiswa

JAKARTA. Menebak hasrat berkarier kaum milenial terbilang sulit. Pasalnya, banyak di antara mereka yang suka berpindah-pindah pekerjaan dalam tempo singkat. Lantas , apa sebenarnya pekerjaan favorit mereka?

Hasil riset terbaru Universum Global bertajuk Indonesia's Most Attractive Employers 2017 menunjukkan, daftar instansi pemerintah dan perusahaan swasta yang menjadi incaran utama para pencari kerja yang masih berstatus mahasiswa.

Di situ terlihat, instansi pemerintah semacam Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif jadi pilihan tempat kerja utama. Dari korporasi ada Pertamina, Unilever, Chevron Indonesia, Garuda Indonesia, hingga Google masuk 10 besar. Hanya dua perusahaan media yang masuk daftar, yakni NET Mediatama Indonesia serta Kompas Gramedia.

Dalam riset tersebut Universum menyebut 53% responden memilih tempat kerja yang bisa memberi keselarasan hidup antara dunia kerja dan kehidupan sehari-hari.

Seorang Direktur Human Capital sebuah perusahaan menyebut: "Kaum milenial mengutumakan nyaman dalam bekerja." Selain itu ada alasan utama lain. Seperti bisa mengembangkan bakat atau inovasi di tempat kerja (44%). Atau memberi kontribusi bagi institusi tempat kerja (40%).

Konsultan karier sekaligus Co Founder Happy 5 Rene Suhardono sependapat, para pencari kerja muda itu tidak melulu soal uang atau penghasilan. "Jika seseorang memilih pekerjaan karena uang, artinya dia belum menyadari value dirinya," ucapnya kepada KONTAN, Rabu (21/6).

Tempat kerja yang baik seharusnya bisa mengasah talenta dan bakat dari setiap individu. Keadaan tersebut bisa tercipta bila si pencari kerja bisa mengembangkan ilmu sekolah atau kuliah.

Institusi biasanya melakukan beberapa tahapan sebelum si pencari kerja dinyatakan lolos bekerja. "Tak hanya pintar tapi harus stabil secara emosi," ujar Andiwiana, Deputi Direktur Departemen Komunikasi BI ke KONTAN.

Tuntutan pekerjaan di BI kerap bergejolak setiap saat. Ini membutuhkan kestabilan emosi yang pas, di samping kemampuan ilmu yang sepadan. Tapi beban kerja tersebut terbayarkan dengan ragam fasilitas. Mulai dari aneka pelatihan dan tentu remunerasi memadai.

Tak heran Ardhi Rasy, Ketua Kabinet Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung, menyebut, rekam jejak perusahaan yang baik jadi prioritas utama mahasiswa memilih tempat berkarier.