HOME | Wisata |

TRAVEL

Nusa Penida Festival siap digelar pekan depan

oleh : Jane Aprilyani | Minggu, 03 Desember 2017 | 23:00 WIB

Nusa Penida Festival siap digelar pekan depan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pariwisata Bali tak akan pernah ada habisnya untuk dinikmati. Salah satu buktinya adalah Festival Nusa Penida yang akan berlangsung pada 6 hingga 9 Desember 2017 mendatang di Kabupaten Klungkung, Bali. 

Selain sebagai bentuk pelestarian adat budaya, festival yang memasuki tahun ke-4 penyelenggaraan ini juga menjadi bentuk promosi pariwisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Terlebih saat ini di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung.

"Meskipun kondisi Gunung Agung masih awas dan menyebabkan menurunnya jumlah wisatawan secara umum, namun kami tetap melakukan promosi wisata. Karena Nusa Penida masih aman untuk dikunjungi dan layak untuk didatangi, apalagi Bandara Ngurah Rai sudah dibuka kembali untuk penerbangan," ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwitra dalam keterangan yang diterima KONTAN, Minggu (3/12).

Nusa Penida sendiri memang dikenal dengan deretan pantainya yang indah. Sejumlah pantainya antara lain Broken Beach alias Pantai Pasih Uug dan Pantai Atuh. Namun, banyak spot di Nusa Penida yang sebenarnya sayang dilewatkan oleh wisatawan.

Seperti diketahui, selama empat hari penyelenggaraan, Festival Nusa Penida 2017 akan menggabungkan kekuatan seni budaya serta olahraga air yang menjadi potensi besar yang ada di Nusa Penida atau Kabupaten Klungkung. Selain Nusa Penida, juga ada Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. 

Para wisatawan akan diajak untuk menikmati wisata bahari seperti sailing, snorkeling, surfing dan olahraga laut lainnya juga akan tersedia.

Selain itu ada juga kejuaraan surfing internasional, lomba sampan, snorkling serta diving. Juga akan melakukan kegiatan bersih pantai dan penanaman terumbu karang. 

"Dalam festival ini akan memperlihatkan agenda kegiatan ritual ngaturang pekelem dan touring maupun diskusi tentang pariwisata," ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Klungkung yang tetap menghadirkan Nusa Dua Festival 2017. Hal ini akan menjadi bukti bahwa pariwisata dan kehidupan di Bali aman dan berjalan seperti biasa. 

"Salah satunya melalui Bali Tourism Hositality (baca: Crisis Centre Kemenpar) untuk mengantisipasi kebutuhan Wisman selama periode terjadinya bencana," ujar Arief Yahya.