KONTAN.CO.ID - Perkembangan dunia investasi digital membuat aktivitas trading kini semakin inklusif dan mudah dijangkau oleh pemula. Tidak hanya terbatas pada saham, saat ini kamu juga bisa memperdagangkan crypto, emas crypto, hingga saham tertokenisasi melalui satu aplikasi
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi, banyak platform bermunculan dengan fitur yang beragam. Bahkan, beberapa aplikasi sudah menyediakan akses exchange futures crypto Indonesia yang bisa kamu gunakan untuk trading futures, salah satunya adalah Pintu.
Pada aplikasi Pintu ini kamu bisa melakukan analisa teknikal dengan mengamati signal crypto hari ini, yang sangat membantu pengguna dalam membaca arah pasar. Oleh karena itu, penting untuk memilih aplikasi trading yang tidak hanya lengkap, tetapi juga aman dan mudah digunakan. Berikut 13 aplikasi investasi yang bisa kamu gunakan, diantaranya adalah:
1. Pintu (Pintu Pro untuk Trading Advanced)
Pintu adalah aplikasi crypto yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan memiliki banyak pilihan aset dengan lebih dari 320+ token, serta telah resmi terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur yang lengkap, Pintu cocok bagi investor pemula maupun trader profesional dan aktif.
Aplikasi ini mendukung berbagai aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, serta menyediakan fitur tambahan seperti Pintu Earn dan Auto DCA untuk menabung crypto, Pintu Academy untuk belajar crypto, Pintu Pro untuk trading dengan fitur advanced di desktop maupun HP.
Pintu merupakan aplikasi crypto yang dikenal all in one karena menyediakan berbagai diversifikasi aset, seperti trading crypto, menabung emas crypto, membeli saham tertokenisasi dari saham teknologi luar negeri, hingga ETF perak tertokenisasi.
Keunggulan lain dari Pintu terletak pada kemudahan penggunaannya. Antarmuka yang sederhana membuat pemula tidak kesulitan saat pertama kali menggunakan aplikasi ini. Di sisi lain, tersedia juga fitur edukasi seperti Pintu Academy yang membantu pengguna memahami konsep dasar investasi hingga strategi trading.
Fitur Auto DCA memungkinkan pembelian aset secara berkala, sedangkan Pintu Earn memberikan peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan dari aset yang disimpan. Exchange Pintu telah terdaftar resmi OJK dan Bappebti serta dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis yang dirancang untuk melindungi aset dan data pengguna secara maksimal seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan verifikasi biometrik serta mengantongi sertifikasi keamanan internasional ISO 27001:2022.
Bukan hanya itu saja, aset pengguna disimpan utuh di PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) dan Fireblocks, dua mitra kustodian dengan teknologi kelas dunia yang menjamin keamanan penyimpanan aset digital.
2. Ajaib
Aplikasi investasi yang memadukan saham dan crypto dalam satu platform. Aplikasi ini dirancang dengan tampilan modern sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi. Di samping itu, Ajaib juga menyediakan berbagai informasi pasar secara real-time.
Dengan demikian, pengguna dapat memantau pergerakan harga dan mengambil keputusan dengan lebih tepat. Fitur edukasi yang tersedia juga membantu pemula untuk memahami dasar-dasar trading secara bertahap.
3. Pluang
Menawarkan pengalaman investasi yang lebih luas karena menyediakan berbagai instrumen dalam satu aplikasi. Melalui platform ini, pengguna dapat berinvestasi pada crypto, emas digital, saham Amerika, serta ETF.
Hal ini tentu memudahkan pengguna untuk melakukan diversifikasi portofolio tanpa perlu menggunakan banyak aplikasi. Selain itu, Pluang juga dilengkapi dengan fitur analisis dan edukasi yang membantu pengguna memahami dinamika pasar.
4. Tokocrypto, Crypto dengan Dukungan Global
Menawarkan berbagai aset crypto dengan dukungan teknologi global. Aplikasi ini memiliki fitur trading yang lengkap sehingga cocok untuk berbagai tipe pengguna. Dengan terus berkembangnya ekosistem crypto, Tokocrypto mampu memberikan pengalaman trading yang kompetitif dan relevan bagi pengguna di Indonesia.
5. Bibit
Lebih berfokus pada investasi jangka panjang melalui reksa dana dan obligasi. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi robo advisor untuk membantu pengguna menentukan portofolio yang sesuai dengan profil risiko.
Dengan sistem tersebut, pengguna tidak perlu melakukan analisis pasar secara mendalam setiap hari. Selain itu, Bibit juga memungkinkan investasi dimulai dari nominal kecil, sehingga sangat ramah bagi pemula yang ingin memulai secara bertahap.
6. IPOT Menyediakan Saham dan Reksa Dana
Menawarkan akses ke pasar saham dan reksa dana dalam satu aplikasi. Salah satu fitur unggulannya adalah robo trading yang memungkinkan transaksi dilakukan secara otomatis.
Selain itu, IPOT tidak memiliki batas minimum deposit, sehingga pengguna dapat mulai berinvestasi dengan lebih fleksibel. Hal ini sangat membantu pemula yang ingin mencoba investasi tanpa modal besar.
7. Stockbit Menawarkan Saham Indonesia
Dikenal sebagai aplikasi trading saham yang memiliki komunitas investor aktif. Melalui platform ini, pengguna tidak hanya dapat melakukan transaksi, tetapi juga berdiskusi dengan investor lain mengenai strategi dan peluang investasi.
Hal ini memberikan keuntungan tambahan bagi pemula karena mereka dapat belajar langsung dari pengalaman pengguna lain. Selain itu, Stockbit juga menyediakan fitur analisis yang membantu dalam pengambilan keputusan.
8. Bareksa
Marketplace investasi yang menyediakan berbagai produk seperti reksa dana dan Surat Berharga Negara. Dengan adanya berbagai pilihan produk, pengguna dapat menyesuaikan investasi dengan tujuan keuangan mereka.
Selain itu, Bareksa juga memudahkan pengguna dalam membandingkan berbagai instrumen dalam satu platform. Hal ini membuat proses pemilihan investasi menjadi lebih praktis dan efisien.
9. Pegadaian Digital dengan Investasi Emas
Menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang ingin berinvestasi emas secara aman. Aplikasi ini memungkinkan pembelian emas digital yang dapat disimpan atau dicetak menjadi emas fisik.
Dengan reputasi sebagai perusahaan BUMN, Pegadaian menawarkan tingkat keamanan yang tinggi. Oleh karena itu, aplikasi ini cocok bagi pemula yang ingin fokus pada investasi jangka panjang.
10. MOST Mandiri
Aplikasi trading saham yang didukung oleh Mandiri Sekuritas. Dengan dukungan institusi besar, aplikasi ini menawarkan keamanan serta akses ke riset pasar yang mendalam.
Dengan demikian, pengguna dapat mengambil keputusan investasi berdasarkan data yang lebih akurat. Aplikasi ini cocok bagi investor yang ingin fokus pada saham dalam jangka panjang.
11. Indodax
Platform crypto tertua di Indonesia. Dengan jumlah pengguna yang besar, aplikasi ini menawarkan likuiditas tinggi serta berbagai pilihan aset crypto. Selain itu, Indodax juga menyediakan fitur trading yang cukup lengkap. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang ingin lebih aktif dalam trading crypto.
12. Tanamduit (Keuangan Terintegrasi)
Menawarkan berbagai produk keuangan seperti reksa dana, emas, dan asuransi dalam satu aplikasi. Dengan pendekatan tersebut, pengguna dapat mengelola keuangan secara lebih terintegrasi. Selain itu, tampilan yang sederhana membuat aplikasi ini mudah digunakan oleh pemula. Oleh karena itu, Tanamduit menjadi pilihan yang praktis untuk mengatur investasi sekaligus perencanaan keuangan.
13. eToro Mengakses Pasar Global
Platform global yang memungkinkan pengguna untuk berinvestasi di saham internasional dan crypto. Salah satu fitur unggulannya adalah copy trading, di mana pengguna dapat meniru strategi trader profesional.
Fitur ini sangat membantu pemula karena mereka dapat belajar sambil berinvestasi. Selain itu, akses ke pasar global memberikan peluang diversifikasi yang lebih luas.
Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan, bahwa banyaknya aplikasi trading di tahun 2026 menawarkan kemudahan dan fitur yang semakin lengkap bagi pemula. Dari sekian banyak pilihan, Pintu menjadi salah satu yang paling unggul karena menghadirkan crypto, emas crypto, dan saham tertokenisasi dalam satu aplikasi yang mudah digunakan.
Sementara itu, aplikasi lain seperti Ajaib, Pluang, dan Stockbit tetap menjadi alternatif menarik sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Dengan memahami karakteristik setiap platform, kamu dapat memulai perjalanan investasi dengan lebih percaya diri dan terarah.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News