4 Alasan mengapa iPhone harganya selangit

Selasa, 12 Oktober 2021 | 05:11 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
4 Alasan mengapa iPhone harganya selangit

ILUSTRASI. Ponsel iPhone besutan Apple sejak dulu kala memang terkenal lebih mahal dibanding smartphone merek lain.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ponsel iPhone besutan Apple sejak dulu kala memang terkenal lebih mahal dibanding smartphone merek lain. Kendati begitu, iPhone masih tetap diburu dan digunakan oleh banyak orang. 

Lalu, apa yang menyebabkan iPhone harganya bisa selangit?

Melansir situs Goriber Tech, tujuan utama Steve Jobs merilis iPhone adalah untuk memantapkan diri sebagai merek terbaik di di dunia, bukan sebagai merek kecil.

Dan menurut tren itu, Apple telah memberikan hal-hal baik kepada pelanggan sejak awal perjalanan mereka. Memang benar bahwa produk mereka biasanya sangat mahal, tetapi tidak ada pelanggan mengeluh jika mereka mendapatkan sesuatu yang baik dari segi harga.

Berikut 4 alasan utama mengapa harga iPhone begitu mahal:

Baca Juga: Catat merek ponsel yang tak bisa menggunakan WhatsApp mulai bulan depan

1. Perangkat lunak dan perangkat keras:

Sebagian besar dari kita menggunakan Android. Dalam kasus pertama, membeli ponsel Android baru dari merek apa pun akan terlihat sangat bagus. 

Kecepatan ponsel, kamera, kinerja keseluruhan bagus di semua aspek. Tetapi selama Anda terus berjalan, kualitas kinerja ponsel akan terus menurun, sebagian besar ponsel menjadi lambat dalam 6-7 bulan dan kinerja tidak tersedia seperti sebelumnya. 

Ketika Anda mengatur ulang, itu menjadi seperti baru lagi dan mulai bekerja dengan baik. Tapi berapa lama hal itu akan bertahan?

Inilah perbedaan antara produk Apple dengan produk lainnya. Anda akan mendapatkan performa yang sama seperti Anda membeli ponsel Apple sekarang selama tidak ada kerusakan fisik. 

Baca Juga: Ingin beli iPhone 13, rata-rata warga India harus bekerja 724 jam

Hal ini karena Apple menggunakan bahan berkualitas baik di perangkat keras mereka dan pada saat yang sama kombinasi perangkat lunak mereka adalah yang terbaik.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru