Edukasi

9 Situs warisan dunia UNESCO di indonesia dari taman nasional hingga kompleks candi

Jumat, 09 Oktober 2020 | 08:48 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
9 Situs warisan dunia UNESCO di indonesia dari taman nasional hingga kompleks candi

ILUSTRASI. 9 Situs warisan dunia UNESCO yang ada di indonesia, taman nasional hingga candi. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/nz/17.

KONTAN.CO.ID -  Indonesia memiliki beragam tempat dengan keindahan alam dan budaya. Beberapa lokasi bahkan masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO.

United Nations Educational, Science and Cultural Organization (UNESCO), merupakan lembaga di bawah PBB yang mengelola situs warisan dari berbagai negara. 

Tidak hanya situs budaya, situs alam juga masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO. Warisan budaya tak benda juga masuk dalam daftar warisan di UNESCO. 

Ada 9 situs warisan dunia UNESCO di Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah di Nusantara. Situs yang masuk dalam daftar UNESCO tersebut mulai dari situs budaya hingga alam. 

Berikut situs-situs warisan dunia UNESCO di Indonesia, dikutip dari laman resmi UNESCO. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Candi Borobudur

Candi Borobudur masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO pada tahun 1991. Candi yang ada di Magelang, Jawa Tengah ini dibangun pada abad ke 8 dan 9. 

Candi Borobudur merupakan candi Buddha. Candi ini dibangun di area dengan luas 2,520 meter persegi. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Taman Nasional Komodo

Tempat tinggal Komodo di Nusa Tenggara Timur masuk dalam daftar ini. Taman Nasional Komodo terdiri atas 3 pulau: Rinca, Komodo, dan Padar. 

Di taman nasional ini ada sekitar 5,700 ekor Komodo. Hewan dengan nama latin Varanus komodoensis ini hanya ditemukan di Indonesia. 

Mereka hidup di Nusa Tenggara Timur selama ratusan tahun. Kadal raksasa ini terkenal memiliki racun mematikan. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Candi Prambanan

Selain Candi Borobudur, Indonesia memiliki kompleks candi yang masuk ke daftar ini. Kompleks Candi Prambanan terletak di antara dua provinsi: Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Candi Prambanan merupakan candi Hindu yang dibangun untuk menghormati Dewa Siwa. Kompleks candi ini dibangun pada abad ke 10. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Taman Nasional Ujung Kulon

Taman nasional ini terletak di Provinsi Banten. Terdapat banyak keanekaragaman flora dan fauna di Taman Nasional Ujung Kulon. 

Taman nasional ini merupakan habitat asli dari Badak Jawa. Gunung Anak Krakatau juga masuk ke dalam area Taman Nasional Ujung Kulon. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Situs Manusia Purba Sangiran

Situs Manusia Purba Sangiran terletak di Solo, Jawa Tengah. DI situs ini terdapat 50 Fosil dari Meganthropus palaeo dan Pithecanthropus erectus atau Homo erectus.  

Situs ini menjadi situs penting untuk mempelajari evolusi manusia. Di Sangiran juga terdapat beragam peralatan yang digunakan oleh manusia purba. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz merupakan kawasan lindung terbesar di Asia Tenggara. Taman nasional ini terletak di Pulau Papua. 

Taman Nasional Lorentz mencakup area Pegunungan Mandala, daratan hingga laut. Ada sekitar 34 tipe vegetasi dan 29 sistem pertanahan di taman nasional ini. Taman nasional ini juga memiliki setidaknya 123 hewan serta situs fosil. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Hutan Hujan Sumatra

Ada tiga taman nasional yang masuk dalam situs ini: Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. 

Taman nasional tersebut menjadi rumah bagi 10,000 jenis tanaman dari 17 genera. Ada sekitar 200 spesies hewan yang tinggal di situs ini. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Cultural Landscape Subak, Bali

Situs warisan dunia ini menyajikan persawahan dan sistem perairan di area seluas 19,500 hektar. Subak merupakan sistem irigasi yang diterapkan oleh masyarakat Bali. Sistem ini sudah digunakan sejak abad ke 9. 

situs warisan dunia unesco di Indonesia

  • Tambang Batu Bara Ombilin, Sawahlunto

Tambang batu bara ini didirikan pada masa penjajahan Belanda. Di situs ini terdapat bukti perkembangan teknologi terutama pertambangan.

Situs warisan dunia UNESCO ini menyajikan sebuah kombinasi teknologi Eropa dengan budaya lokal. 

Selanjutnya: Sistem pernapasan manusia: Pengertian dan fungsinya

 

Halaman   1 2 3 Tampilkan Semua
Editor: Tiyas Septiana


Terbaru