Agro Wisata Tamansuruh, destinasi wisata pertanian yang lagi hits di Banyuwangi

Selasa, 15 September 2020 | 16:07 WIB   Reporter: Novianti Siswandini
Agro Wisata Tamansuruh, destinasi wisata pertanian yang lagi hits di Banyuwangi

ILUSTRASI. Agro Wisata Tamansuruh menyuguhkan ragam pertanian khas Banyuwangi seperti padi hitam, sayuran, dan buah-buahan organik. Dok: Instagram Agro Wisata Tamansuruh.

KONTAN.CO.ID - BANYUWANGI. Agro Wisata Tamansuruh merupakan destinasi wisata pertanian yang lagi hits di Banyuwangi. Berlokasi di Dusun Wonosari, Agro Wisata Tamansuruh menyuguhkan ragam hasil pertanian khas Banyuwangi seperti padi hitam, sayuran, dan buah-buahan organik.

Pengunjung yang datang tidak hanya bisa melihat bagaimana proses pertanian itu berjalan, tapi juga bisa mengonsumsi hasil pertaniannya secara langsung. Hal inilah yang membuat Agro Wisata Tamansuruh berbeda dengan tempat wisata lainnya.

Jika sudah puas mempelajari seluk-beluk pertanian, pengunjung bisa beralih ke spot lainnya yang tidak kalah menarik. Spot tersebut merupakan taman bunga warna-warni yang didominasi warna merah, kuning, dan hijau.

Baca Juga: Malang Night Paradise, wisata malam keluarga terbesar di kota apel

Mengambil foto di sini memang membuat hasil jepretannya menjadi lebih apik. Bagaimana tidak, lokasi Agro Wisata Tamansuruh dikelilingi pegunungan, persawahan, bahkan Selat Bali akan terekam jika Anda mengambil angle dari ketinggian.

Melansir situs Instagram resminya, Agro Wisata Tamansuruh juga aktif menyelenggarakan acara-acara khusus, lo. Seperti di tanggal 18-20 September 2020, tempat wisata ini mengadakan Expo Seribu Bunga yang menampilkan beragam koleksi seperti aglonema, monstera, kelapa hias, tambulapot (tanaman buah dalam pot), dan masih banyak lagi.

Tidak hanya melulu tentang tanaman, pengunjung juga pelihat pameran hewan-hewan lucu seperti kelinci dan ikan cupang. Harga tiket masuk tempat ini cukup terjangkau. Pengunjung hanya perlu menyiapkan tiket masuk senilai Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Selamat berwisata! 

Selanjutnya: Museum Musik Dunia, tempat untuk memperluas wawasan bermusik

 

Editor: Novianti Siswandini


Terbaru