Komunitas & Hobi

Aplikasi Zoom diberi rating jelek agar ditendang dari Play Store

Selasa, 24 Maret 2020 | 23:54 WIB Sumber: Kompas.com
Aplikasi Zoom diberi rating jelek agar ditendang dari Play Store

ILUSTRASI. Karyawan di salah satu unit kerja bank di Jakarta melakukan rapat melalui fasilitas teleconference dengan karyawan lain yang berada di rumah, Senin (23/3).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aplikasi teleconference Zoom Cloud Meetings (Zoom) di toko aplikasi Google Play Store mendapat rating (nilai ulasan) rendah pada minggu lalu. Nilai ulasan Zoom sempat tinggi, yaitu dengan nilai 4,4 dari 5 pada November 2019 silam, namun terus merosot sampai ke angka 2.0 pada 17 Maret lalu.

Usut punya usut, ternyata ada sekelompok oknum yang terus menjejali kolom ulasan aplikasi tersebut dengan nilai atau bintang 1, agar Zoom "ditendang" dari Play Store. Melansir AndroidPolice, salah satu kelompok oknum disinyalir adalah sekumpulan anak-anak yang mengulas Zoom dengan keluhan yang kurang relevan dengan layanan yang ditawarkan aplikasi tersebut.

Beberapa di antaranya, misalnya, berbunyi sebagai berikut. "Tidak mau belajar lewat aplikasi ini, jadi (saya) memberikan bintang 1, saya tidak menyinggung, lho," ujar seorang pengguna bernama Prashant Maurya.

"Aplikasi sampah," kata pengulas lain bernama Hup Senator.

Baca Juga: Operator Menebar Diskon dan Layanan Data

Selain bocah, AndroidPolice juga berspekulasi bahwa ada kelompok lain yang secara sengaja membombardir kolom ulasan bintang 1, agar konsumen lebih memilih aplikasi teleconference lain ketimbang Zoom.

Diketahui, nilai ulasan di toko aplikasi Play Store boleh dibilang penting untuk sebuah produk. Sebab, dari sekadar nilai ulasan, pengguna yang mencari aplikasi di kategori yang sama, dalam hal ini teleconference, bisa saja bertolak ke aplikasi lain seperti Cisco Webex (4,4) atau Microsoft Teams (4,2).

Baca Juga: Lagi WFH! Ini cara video call via Skype yang bisa mengundang lebih dari lima orang

Namun, tetap saja, Zoom bisa dibilang merupakan aplikasi teleconference gratis yang paling banyak diminati (diunduh 50 juta kali) dan hingga saat ini masih mejeng di urutan pertama aplikasi kategori Business.

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru