Apple Luncurkan MacBook Terbaru dengan Chip M5 dan Kapasitas Penyimpanan Lebih Besar

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:59 WIB
Apple Luncurkan MacBook Terbaru dengan Chip M5 dan Kapasitas Penyimpanan Lebih Besar

Sumber: Reuters  | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Apple Inc. pada Selasa (3/3/2026) meluncurkan pembaruan lini MacBook Air dan MacBook Pro dengan chip terbaru seri M5 serta kapasitas penyimpanan dasar (base storage) yang lebih besar.

Langkah ini dilakukan untuk menarik minat pembeli di tengah pasar PC yang melambat akibat kenaikan harga memori.

Pembaruan tersebut mencakup MacBook Air baru yang ditenagai chip M5 terbaru, serta model MacBook Pro kelas atas dengan prosesor M5 Pro dan M5 Max.

Baca Juga: Manjakan Pelanggan, Lazada 3.3. Ramadan Mega Sale Gelar Diskon Hingga 95%

Apple mengklaim chip generasi anyar ini menawarkan peningkatan signifikan dalam performa dan kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang diproses langsung di perangkat (on-device AI).

MacBook Air 13 inci dibanderol mulai US$1.099 dan kini hadir dengan kapasitas penyimpanan standar 512 gigabyte (GB), dua kali lipat dibanding generasi sebelumnya.

Pada lini lama, konsumen harus membayar US$1.199 untuk mendapatkan konfigurasi 512GB, sehingga harga awal baru ini secara efektif menjadi potongan harga untuk kapasitas yang sama.

Sejak beralih dari prosesor Intel ke chip seri M buatan sendiri pada 2020, Apple terus menonjolkan peningkatan performa dan efisiensi daya baterai, sebagai pembeda dari produsen PC berbasis Windows.

Baca Juga: Panduan Resident Evil: Urutan Main dari Awal Sebelum Lompat ke RE Requiem

Sementara itu, MacBook Pro 14 inci dengan chip M5 Pro dibanderol mulai US$2.199 dan kini hadir dengan penyimpanan standar 1 terabyte (TB), meningkat dari 512GB pada banyak konfigurasi dasar sebelumnya.

Dengan peningkatan kapasitas penyimpanan pada MacBook Pro, Apple menerapkan strategi harga serupa: menaikkan spesifikasi standar tanpa banyak mengubah harga utama yang dipasarkan.

Pasar PC global sendiri menghadapi permintaan yang tidak merata dalam beberapa tahun terakhir.

Vendor bersaing ketat dalam harga karena konsumen dan pelaku bisnis menunda pembaruan perangkat setelah lonjakan pembelian laptop selama masa pandemi.

Baca Juga: Daftar Anime Paradox Code (Maret 2026), Saatnya Klaim Reroll Gratis & Hadiah Lainnya

Chip memori seperti DRAM dan NAND flash komponen penting yang menentukan performa dan kapasitas penyimpanan laptop mengalami kenaikan harga tajam akibat pasokan terbatas, seiring produsen chip lebih memprioritaskan produksi untuk kebutuhan aplikasi AI.

Sehari sebelumnya, Apple juga meluncurkan iPhone 17e, model ponsel pintar yang lebih terjangkau dengan harga mulai US$599 dan kapasitas penyimpanan dasar 256GB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru