Besaran dan Satuan Fisika: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya

Kamis, 06 Oktober 2022 | 13:02 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Besaran dan Satuan Fisika: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya

ILUSTRASI. Besaran dan Satuan Fisika: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya. ANTARA FOTO/Akbar Tado/YU/ama/17.


KONTAN.CO.ID -  Salah satu materi pelajaran Fisika Kelas 10 SMA yang akan dipelajari siswa adalah materi besaran dan satuan. 

Tidak hanya dalam materi pelajaran seperti fisika saja, besaran dan satuan juga umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. 

Contohnya seperti saat kita menyebutkan jarak suatu tempat, berat badan atau berat benda, hingga suhu ruangan. 

Bersumber dari situs Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB), besaran fisika adalah sifat benda atau gejala alam yang dapat diukur. 

Baca Juga: PPPK Guru 2022: Syarat, Kategori Prioritas Seleksi, dan Perincian Gajinya

Besaran pokok dan besaran turunan 

Ada dua kelompok besaran yang perlu diketahui yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Seperti namanya, besaran pokok merupakan besaran dasar dari semua besaran lainnya dan dapat diturunkan. 

Mengutip Sumber Belajar Kemendikbud Ristek, terdapat 7 besaran pokok, yaitu:

Fisika kelas 10: Besaran dan satuan

Sedangkan besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Beberapa besaran turunan yakni:

1. Besaran turunan luas, contohnya luas persegi panjang:

  • Panjang (m) x Lebar (m) 
  • Satuan sistem MKS = m2

2. Besaran volume, contohnya volume kubus:

  • Sisi (m) x Sisi (m) x Sisi (m)
  • Satuan sistem MKS = m3

3.  Besaran kecepatan, rumusnya:

  • Perpindahan : Waktu 
  • Satuan sistem MKS= m/s

4. Besaran usaha yang rumusnya:

  • Gaya x Perpindahan 
  • Satuan sistem MKS = kg.m2/s2 atau joule (J)

5. Besaran tekanan, rumusnya:

  • Gaya : Luas 
  • Satuan sistem MKS = pascal (Pa) atau N (Newton)/m2

Baca Juga: Pertamina Buka Lagi Lowongan Kerja Terbaru, Ada 20 Posisi Ditawarkan

Satuan Sistem Internasional

Anda tentu sudah tahu bahwa satuan ukur setiap negara tidak sama. Contohnya seperti di Indonesia dan Amerika Serikat. 

Masyarakat Indonesia menggunakan kilogram (kg) untuk menyatakan berat suatu benda. Sedangkan di Amerika Serikat, berat benda dinyatakan dengan pound (lbs). 

Namun dalam lingkup ilmu fisika satuan yang digunakan adalah Satuan Sistem Internasional (SI). 

Mengutip Modul IPA Paket B Kemendikbud Ristek, satuan yang bersifat internasional universal ini diresmikan sekitar tahun 1866 di Perancis. Berikut ini tabel satuan SI dalam fisika.

Fisika kelas 10: Besaran dan satuan

Satuan yang belum sesuai dengan SI, perlu diubah atau dikonversikan dahulu sesuai dengan standar tersebut. Ada dua konversi satuan pengukuran yang bisa dipakai yaitu:

1. Konversi tangga yang bisa digunakan dengan satuan sejenis namun berbeda skala ukurannya. Contohnya seperti 1m = 100cm. 

2. Konversi paralel yang digunakan untuk mengubah satuan antar satuan yang tidak sejenis. Contohnya seperti 1 Kelvin = -272.15 Celcius. 

Penggunaan Satuan SI ini membawa beberapa keuntungan, diantaranya: 

  • Mudah menggunakannya, karena tidak perlu melakukan konversi satuan lagi. 
  • Mudah memperoleh alat ukur di berbagai daerah, karena sudah diakui secara internasional.
  • Satuan SI memiliki skala ukuran dari yang paling rendah hingga paling tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru