Internet

Cara Terbaru Menghasilkan Uang Dari Youtube, Simak Syarat-Syaratnya

Kamis, 22 September 2022 | 06:50 WIB Sumber: Kompas.com
Cara Terbaru Menghasilkan Uang Dari Youtube, Simak Syarat-Syaratnya

ILUSTRASI. Cara Terbaru Menghasilkan Uang Dari Youtube, Simak Syarat-Syaratnya


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Ada cara baru menghasilkan uang dari Youtube. Namun, cara baru menghasilkan uang dari Youtube ini harus memenuhi sejumlah syarat.

Para Youtuber harus mengetahui cara baru menghasilkan uang dari Youtube ini. Cara baru menghasilkan uang dari Youtube ini akan menambah pundi-pundi penghasilan sebagai content creator.

YouTube mengumumkan cara baru bagi kreator konten di YouTube Shorts untuk menghasilkan uang dari iklan. Hal tersebut diumumkan YouTube secara langsung melalui sebuah postingan di blog resminya.

Dalam postingan tersebut, YouTube mengungkapkan bahwa kreator yang fokus membuat konten di YouTube Shorts (video pendek dengan format vertikal) bakal bisa ikut mendaftarkan diri dalam YouTube Partner Program (YPP) mulai 2023 mendatang.

"Sekarang, kami memperluas model bisnis unik kami ke format baru ini: bagi hasil akan hadir di Shorts! Mulai awal 2023, kreator yang berfokus pada Shorts dapat mendaftar diri ke YPP," tulis YouTube di blognya.

Adapun kriteria kreator YouTube Shorts yang bisa mengikuti YouTube Partner Program tahun depan dan menghasilkan uang dengan cara baru adalah dia yang memiliki setidaknya 1.000 subscriber dan memiliki 10 juta penayangan Shorts dalam 90 hari.

Baca Juga: Y2Mate dan Cara Download Convert Video Youtube Menjadi MP3 Gratis

Dengan mengikuti YouTube Partner Program, kreator konten YouTube Shorts yang memenuhi kriteria bakal bisa menghasilkan uang sama seperti kreator YouTube di format panjang. Mulai 2023, kreator YouTube Shorts bisa daftar YouTube Partner Program untuk dapat duit dari iklan.

Adapun sumber penghasilan uang yang bakal bisa ikut dinikmati kreator konten YouTube Shorts meliputi iklan, pendanaan, channel membership, sponsor brand, hingga fitur Super Chat, Super Sticker, dan Super Thanks.

Sebelumnya, fitur bagi hasil iklan hanya bisa dinikmati oleh kreator YouTube yang membuat konten berformat horizontal. Namun, YouTube memperluas kebijakannya itu ke kreator YouTube Shorts.

Hal ini agaknya dilakukan karena popularitas video format pendek Shorts yang melejit di YouTube. Menurut YouTube, Shorts telah digunakan oleh 1,5 miliar pengguna bulanan dengan 30 miliar penayangan harian.

Tak hanya itu, kebijakan YouTube untuk melakukan bagi hasil pendapatan iklan ke kreator ini juga merupakan langkah besar. Mengingat, TikTok disebut belum menemukan cara untuk membagikan pendapatan iklan dengan kreator konten di platformnya. Sehingga sulit bagi pembuat konten di aplikasi seperti TikTok untuk mencari nafkah dari konten mereka sendiri.

Skema bagi hasil dari iklan di YouTube Shorts Dalam postingan yang sama, YouTube memberikan bebera detail soal skema bagi hasil iklan di YouTube Shorts. Nantinya, iklan bakal muncul di antara video YouTube Shorts di Shorts Feed. Jadi, iklan tidak muncul di dalam video Shorts yang maksimal berdurasi 15-60 detik.

Nah, setiap bulan, pendapatan dari iklan yang muncul di antara video Shorts milik kreator bakal diakumulasi. Selanjutnya, pendapatan itu bakal diberikan ke kreator sebagai bentuk penghargaan dan membantu menutupi biaya lisensi musik.

"Dari jumlah keseluruhan yang dialokasikan untuk pembuat konten, mereka akan mendapatkan 45 persen dari pendapatan, yang didistribusikan berdasarkan bagian mereka dari total penayangan Shorts," tulis YouTube.

Platform streaming video milik Google itu menambahkan bahwa besaran bagi hasil bakal tetap sama, tidak peduli apakah mereka menggunakan musik atau tidak, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Blog YouTube, Rabu (21/9/2022).

Shorts Fund

Saat ini, YouTube gencar menggaet lebih banyak kreator untuk menggunakan Shorts, fitur video pendek yang mirip dengan TikTok dan Reels Instagram. Salah satu caranya ialah dengan memberi umpan berupa iming-iming imbalan/gaji dengan nilai total 100 juta dollar AS atau setara Rp 1,43 triliun melalui program bernama Shorts Fund.

Imbalan ini disediakan khusus untuk kreator yang menghasilkan video Shorts paling menarik dan paling banyak dilihat selama tahun 2021 hingga 2022. YouTube mengumumkan, pada Agustus ini, kreator Shorts yang berasal dari 10 negara akan mulai menerima bayaran gaji yang berkisar antara 100 dollar AS hingga 10.000 dollar AS setiap bulannya, atau setara dengan Rp 1,4 juta hingga Rp 143,9 juta.

Kreator Shorts yang berkesempatan menerima bonus dari YouTube ini yaitu yang berasal dari Indonesia, Amerika Serikat, India, Brasil, Jepang, Inggris Raya, Meksiko, Nigeria, Rusia, dan Afrika Selatan, dan negara lainnya. Ada empat syarat yang mesti dipenuhi kreator untuk bisa mendapatkan Shorts Fund, berikut daftarnya:

  • Channel YouTube milik kreator setidaknya harus memiliki satu video Shorts dalam 180 hari terakhir.
  • Kreator harus sudah berusia minimal 13 tahun ke atas.
  • Harus membuat video Shorts yang otentik, bukan konten daur ulang (recycle) yang sudah sempat diunggah di media sosial lain atau bahkan memiliki watermark dari media sosial lain.

Itulah cara terbaru menghasilkan uang dari Youtube. Selamat mencoba!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kreator YouTube Shorts Bisa Dapat Uang dari Iklan Mulai 2023",


Penulis : Galuh Putri Riyanto
Editor : Reska K. Nistanto

Selanjutnya: Rupiah Diprediksi Lanjut Melemah Pada Perdagangan Kamis (22/9), Berikut Sentimennya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru