Cerita Erick Thohir soal lagu Meraih Bintang hingga tembus most streaming single

Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:54 WIB   Reporter: Yudho Winarto
Cerita Erick Thohir soal lagu Meraih Bintang hingga tembus most streaming single

ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masih ingat theme song Asian Games 2018? Pasti ingat karena lagu ini begitu populer saat berlangsung hajatan pesta olahraga negara-negara Asia.

Ya lagu bertajuk “Meraih Bintang” yang dinyanyikan Via Vallen menjadi top streaming serta top request radio-radio tanah air sepanjang gelaran Asian Games berlangsung.

Lagu “Meraih Bintang” baru-baru ini dinobatkan sebagai Most Streaming Single by Indonesian Female Artis ranking nomor 4 dari platform distribusi digital Langitmusik.

Lagu ciptaan Pay Burman dan Rustam Rastamanis ini telah didengar lebih dari 724.000 kali sejak rilis hingga Agustus 2021. Hanya kalah dari dua lagu Rossa (Hati Yang Kau Sakiti/ Karena Cinta Yang Menemani) dan Siti Badriyah (Lagu Syantik).

Uniknya lagu ini awalnya tidak masuk dalam list panitia seleksi album untuk Asian Games. Namun berkat kejelian Erick Thohir yang mendengar lagu ini dan meminta untuk dimasukkan dalam album. Setelah berembug dengan produser musik dari album ini yaitu Abdee Negara, gitaris Slank, akhirnya justru “Meraih Bintang” yang terpilih menjadi official theme song Asian Games 2018.

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir rombak direksi Pindad, ini susunan direksi barunya

“Saya memang ingin ada lagu dangdut. Kemudian Mas Abdee bilang sebenarnya ada opsi lagu dangdut tapi belum pernah diusulkan. Lagu itu diperdengarkan ke saya. Cocok. Saya senang karena mudah diingat. Dan saya langsung terpikir bagus ini kalo yang nyanyi Via Vallen,” kenang Erick Thohir tentang muasal lagu “Meraih Bintang", dikutip Selasa (31/8).

Banyak drama seru dari balik studio. Semisal pemilihan official theme song yang lumayan alot. Ada beberapa lagu calon theme song dengan berbagai keunggulan masing-masing yang diusulkan oleh panitia yang khusus menangani album.

Menteri BUMN yang oleh teman-temannya akrab disapa Chief ET ini bertahan dengan pendapatnya bahwa lagu yang bakal populer adalah yang bernuansa dangdut karena merakyat.

Sebagai produser, Abdee Negara bekerjasama dengan  Pay Burman dan Rustam Rastamanis sebagai arranger dan pencipta lagu berhasil menerjemahkan keinginan Chief ET dalam lagu “Meraih Bintang” yang kental berirama pop dangdut.

Yang tak kalah seru adalah proses mencari penyanyi. Peran ini cukup berarti karena beliau ikutan sibuk mencari penyanyi. Sempat menghubungi beberapa penyanyi karena awalnya Via Vallen menolak karena padatnya jadwal. Tapi akhirnya melalui timnya, Chief ET berhasil memastikan kesediaan Via Vallen.

Baca Juga: Erick Thohir beberkan strategi BUMN dalam mendukung start-up dan UMKM

Kuping Chief ET ternyata sangat musikal, tau lagu mana yang enak. Terbukti “Meraih Bintang” menjadi lagu yang sangat populer hingga saat ini.

“Selain memang lagunya enak dan mudah dinyanyikan, liriknya bercerita tentang optimisme kemenangan serta sarat mengandung filosofi olahraga,” kata Chief ET yang saat itu adalah Ketua Pelaksana Asian Games Jakarta Palembang 2018.

Sebagai bagian dari promosi Asian Games 2018, saat itu “Meraih Bintang” telah disadur dalam berbagai bahasa di negara-negara Asia.

Di India dalam bahasa Hindi berjudul Himmat Ke Pankh oleh Siddharth Slathia, di Jepang dgn judul Hoshi wo Tsukame oleh Hiroaki Kato, Reach for the Stars oleh Jannine Weigel dalam bahasa Thai, dalam bahasa Mandarin oleh penyanyi Taiwan Jason Chen, sementara dalam versi Arab dibawakan  penyanyi Aseel Omran dari Saudi Arabia. Hebatnya semua lagu itu meledak di negaranya masing-masing.

Editor: Yudho Winarto
Terbaru