KONTAN.CO.ID - FOXBOROUGH. Penyerang andalan Norwegia, Erling Haaland, langsung menunjukkan kelasnya pada penampilan perdana di Piala Dunia dengan mencetak dua gol dan membawa timnya menang meyakinkan 4-1 atas Irak pada laga pembuka Grup I, Selasa (16/6/2026).
Penyerang berusia 25 tahun yang dikenal sebagai salah satu striker terbaik dunia itu menjadi sorotan bahkan sebelum pertandingan dimulai. Ia pun menjawab ekspektasi dengan performa impresif di debutnya di panggung sepak bola terbesar dunia, sekaligus mengantarkan Norwegia kembali ke Piala Dunia setelah penantian selama 28 tahun.
Setelah mengawali pertandingan dengan tempo hati-hati, Haaland membuka rekening golnya di Piala Dunia pada menit ke-29. Ia berhasil melepaskan diri dari kawalan lawan dan menyambut umpan silang mendatar David Moller Wolfe di tiang jauh untuk membawa Norwegia unggul.
Baca Juga: Messi Cetak Hat-trick, Mbappe dan Haaland Bersinar di Piala Dunia 2026
Usai pertandingan, Haaland mengakui bahwa tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia bukanlah hal mudah.
"Tidak mudah menjalani debut karena Anda merasa gugup. Meraih kemenangan ketika kami tidak bermain dalam performa terbaik merupakan hal yang luar biasa. Bisa menang 4-1 pada hari yang menurut kami biasa saja adalah pencapaian yang sangat besar bagi kami semua. Ini fantastis dan saya bangga dengan seluruh tim," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan berikutnya akan jauh lebih berat.
"Ini adalah hal paling sulit yang bisa Anda lakukan. Pertandingan-pertandingan berikutnya akan jauh lebih berat daripada ini. Kami harus bermain lebih baik lagi," terangnya.
Irak Sempat Memberikan Perlawanan
Irak tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun setelah merebut tiket terakhir melalui kemenangan 2-1 atas Bolivia pada laga playoff antarbenua pada Maret lalu.
Meski berstatus sebagai underdog, tim asuhan Graham Arnold menunjukkan ketangguhan yang dibangun dari pengalaman menjalani 21 pertandingan kualifikasi. Mereka berhasil menyamakan kedudukan 10 menit setelah gol pertama Norwegia.
Gol penyeimbang dicetak Aymen Hussein yang melompat lebih tinggi dari tiga pemain bertahan Norwegia untuk menyundul umpan silang Amir Al Ammari ke dalam gawang.
Namun, kegembiraan Irak tidak berlangsung lama. Kesalahan fatal dari kiper Jalal Hassan dalam mengantisipasi umpan balik dimanfaatkan Haaland. Bola sapuan sang penjaga gawang justru mengenai Haaland dan memantul masuk ke gawang melalui lututnya.
Baca Juga: Messi Cetak Hat-trick Bersejarah, Argentina Bungkam Aljazair 3-0 di Piala Dunia
Gol tersebut menjadi torehan ke-57 Haaland dalam 51 pertandingan bersama tim nasional Norwegia.
Dengan hanya membutuhkan 11 sentuhan sepanjang babak pertama untuk mencetak dua gol, Haaland membawa Norwegia menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan.
Norwegia Pastikan Kemenangan pada Babak Kedua
Irak tidak menyerah begitu saja dan beberapa kali mengancam pada masa injury time babak pertama. Kedua tim yang secara total sempat absen dari Piala Dunia selama 68 tahun menyuguhkan pertandingan yang menarik sepanjang 45 menit pertama.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun. Namun, Norwegia kembali memperbesar keunggulan pada menit ke-76 melalui sundulan tipis pemain pengganti Leo Ostigard.
Menjelang laga usai, Irak kembali mengalami nasib buruk setelah Aymen Hussein mencetak gol bunuh diri pada masa tambahan waktu, memastikan kemenangan telak Norwegia dengan skor 4-1.
Pelatih Irak Tetap Optimistis
Pelatih Irak, Graham Arnold, menilai timnya masih memiliki peluang lolos ke fase berikutnya meski menelan kekalahan pada laga perdana.
"Saya pikir tiga poin akan cukup untuk membawa sebuah tim lolos ke fase berikutnya. Kami masih memiliki dua pertandingan lagi. Menurut saya para pemain tampil sangat baik pada babak pertama, tetapi beberapa kesalahan benar-benar merugikan kami," ujarnya.
Baca Juga: Badai Tornado Ancam Kansas City Saat Timnas Inggris Tiba untuk Berlaga di Piala Dunia
Meski kecewa dengan hasil akhir, Arnold tetap bangga atas pencapaian negaranya kembali tampil di Piala Dunia.
"Namun ini merupakan momen yang luar biasa bagi Irak dan begitu banyak suporter yang hadir di sini. Jadi, ini adalah malam yang sangat spesial," katanya.
Jadwal Berikutnya
Setelah kemenangan meyakinkan ini, Norwegia akan menghadapi Senegal pada pertandingan kedua Grup I. Senegal sebelumnya harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-3.
Sementara itu, Irak akan menghadapi tantangan yang tidak kalah berat saat berjumpa juara Piala Dunia 2018, Prancis, dalam laga kedua fase grup.
Dengan performa gemilang Erling Haaland di laga pembuka, Norwegia mengirimkan sinyal kuat sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan menuju babak gugur Piala Dunia tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News