Sport

FAM Rombak Besar-besaran Struktur Organisasi Usai AFC Temukan Kelemahan Tata Kelola

Kamis, 04 Juni 2026 | 18:23 WIB
FAM Rombak Besar-besaran Struktur Organisasi Usai AFC Temukan Kelemahan Tata Kelola

ILUSTRASI. FAM merombak regulasi besar-besaran usai audit AFC mengungkap kelemahan sistemik. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)

Sumber: Reuters  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (Football Association of Malaysia/FAM) pada Rabu (4/6/2026) menyetujui perombakan besar-besaran terhadap struktur regulasinya. Keputusan tersebut diambil tidak lama setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengungkap berbagai kelemahan dalam tata kelola dan operasional organisasi tersebut.

AFC sebelumnya mengumumkan pada Januari bahwa mereka akan melakukan tinjauan terhadap FAM setelah federasi itu dituduh oleh badan sepak bola dunia FIFA menggunakan dokumen yang telah dimanipulasi untuk menurunkan tujuh pemain naturalisasi dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam tahun lalu.

FAM membantah melakukan pelanggaran dan menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki adanya kesalahan teknis terkait kasus tersebut.

Pada Maret lalu, AFC membatalkan kemenangan Malaysia atas Nepal dan Vietnam di babak kualifikasi, yang secara efektif mengakhiri peluang negara tersebut untuk melaju lebih jauh dalam turnamen.

Baca Juga: Manchester City Ancam Gugat Kandidat Presiden Real Madrid soal Haaland

Dalam laporan audit yang dirilis pada Rabu, AFC menyebut FAM memperoleh nilai kurang dari dua dari lima pada sebagian besar aspek utama yang ditinjau, termasuk tata kelola organisasi, aspek hukum, keuangan, serta pengembangan sepak bola.

AFC juga menilai bahwa berbagai kelemahan tersebut bersifat sistemik dan terjadi di seluruh organisasi.

Wakil Sekretaris Jenderal AFC, Vahid Kardany, saat mempresentasikan laporan tersebut dalam Kongres Luar Biasa FAM, mengungkapkan bahwa asosiasi tersebut telah beroperasi tanpa persetujuan anggaran resmi sejak 2016, meskipun hal itu merupakan kewajiban berdasarkan regulasi yang berlaku.

"Saya pikir nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa Anda masih berada pada tingkat pra-menengah dalam hal organisasi," ujar Kardany kepada wartawan setelah pertemuan tersebut.

Setelah presentasi laporan audit, seluruh 18 afiliasi FAM yang terdiri dari perwakilan asosiasi sepak bola negara bagian secara bulat menyetujui seluruh 94 amendemen terhadap statuta organisasi yang diusulkan AFC.

Baca Juga: Arsenal Rayakan Gelar Premier League Setelah 22 Tahun, Ratusan Ribuan Fans Berpesta

Perubahan tersebut mencakup penghapusan jabatan wakil presiden serta restrukturisasi komite eksekutif FAM sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi.

Sementara itu, FAM menolak memberikan tanggapan terkait status tujuh pemain naturalisasi yang menjadi sorotan dalam kasus tersebut.

Mantan Presiden FAM, Hamidin Amin, mengatakan bahwa persoalan tersebut akan dibahas setelah asosiasi memilih kepengurusan baru pada September mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Terbaru