Film Makmum 2 Catat Penjualan 46.815 Tiket di Hari Pertama Penayangan

Selasa, 04 Januari 2022 | 21:03 WIB   Reporter: Amalia Nur Fitri
Film Makmum 2 Catat Penjualan 46.815 Tiket di Hari Pertama Penayangan

ILUSTRASI. Film Makmum 2 produksi MD Pictures


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MD Pictures Tbk (FILM), bagian dari MD Entertainment Company, mengawali tahun baru dengan harapan akan segera pulihnya industri perfilman Indonesia.

Film Makmum 2 yang dirilis pada 30 Desember 2021 lalu, berhasil memecahkan rekor box office film Indonesia sepanjang tahun 2021 dengan jumlah penonton tertinggi pada hari pembukaan.

FILM menyebutkan Makmum 2 sebagai film Indonesia dengan pendapatan kotor tertinggi pada hari pembukaan sepanjang tahun 2021 dengan penjualan 46.815 tiket di hari pertama. Lalu, lebih dari 220.000 tiket yang telah terjual selama 4 hari pertama.

Manoj Punjabi, CEO FILM mengatakan keberhasilan film ini di box office memberikan harapan dimana penonton bioskop Indonesia sudah mulai pulih.

Baca Juga: MD Pictures (FILM) Optimistis Industri Perfilman Indonesia Bakal Pulih di 2022

"Makmum 2 adalah sekuel dari keberhasilan film Makmum yang tayang pada tahun 2019. Sebuah produksi kolaborasi antara Dee Company dan Blue Water Films milik MD Pictures, kisah menakutkan ini mengikuti kehidupan Rini (Titi Kamal) saat ia kembali ke kampung halamannya untuk berduka atas kematian bibinya, dimana anak tunggalnya hilang dan serangan teror menghantui desanya," tuturnya, Selasa (4/1).

Ia melanjutkan, pihaknya sangat senang melihat penggemar film Indonesia mulai kembali ke bioskop dalam jumlah yang luar biasa.

"Berjalan bersamaan dengan distribusi digital dan pertumbuhan perusahaan, pulihnya bioskop merupakan tanda yang sangat positif bagi MD Pictures dan industri film Indonesia," sambungnya.

Makmum 2 saat ini tayang di seluruh jaringan teater di seluruh Indonesia dan akan segera tayang di Malaysia, Singapura dan Brunei pada hari Jumat pekan ini.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru