Sport

Gara-gara postingan Instagram, Edinson Cavani kena sanksi larangan bertanding

Jumat, 01 Januari 2021 | 14:22 WIB Sumber: ESPN
Gara-gara postingan Instagram, Edinson Cavani kena sanksi larangan bertanding

ILUSTRASI. Gara-gara postingan Instagram, Edinson Cavani kena sanksi larangan bertanding. Pool via REUTERS/Phil Noble 

KONTAN.CO.ID - LONDON. Striker Manchester United, Edinson Cavani telah diberi larangan tiga pertandingan dan denda £ 100.000 oleh Football Association (FA). Hal ini diputuskan setelah Cavani memilih untuk tidak menggugat tuduhan terkait dengan posting yang dibuat di akun Instagram-nya.

Edinson Cavani mengirim ulang pesan kepada seorang teman setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 3-2 di Southampton pada 29 November 2020. Cavani menulis dalam bahasa Spanyol, " gracias, negrito ". Istilah ini dapat diartikan sebagai tindakan rasis di Inggris Raya.

Meski secara luas digunakan sebagai ungkapan sayang di Amerika Selatan dan Karibia, kata tersebut dianggap memiliki konotasi rasial di Inggris. Hal ini yang mendorong Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA untuk menyelidiki Edinson Cavani.

Pemain internasional Uruguay akan melewatkan pertandingan di Liga Inggris dan Piala Liga melawan Aston Villa, Manchester City, dan Watford.

Baca Juga: 5 Pemain yang menjadi incaran Barcelona di bursa transfer

Penyerang Uruguay dan Manchester United, Edinson Cavani terkena sanksi larangan 3 pertandingan

Melansir dari ESPN, bahwa Manchester United telah meminta FA untuk menggunakan denda tersebut untuk mendanai proyek anti-rasisme.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Manchester United pada hari Kamis berbunyi: "Seperti yang telah dia nyatakan, Edinson Cavani tidak menyadari bahwa kata-katanya bisa disalahartikan dan dia dengan tulus meminta maaf atas posting tersebut dan kepada siapa pun yang tersinggung,"

Terlepas dari keyakinannya yang jujur, pihak Manchester United percaya bahwa Cavani hanya mengirimkan ucapan terima kasih yang penuh kasih sebagai tanggapan atas pesan ucapan selamat dari seorang teman dekat. 

Manchester United memilih untuk tidak melawan tuduhan itu karena menghormati, dan solidaritas dengan FA dan perjuangan melawan rasisme dalam sepak bola.

Baca Juga: Ini dia 5 klub raksasa sepak bola yang gagal bersinar di tahun 2020

"Klub percaya bahwa independensi dari Komisi Regulator dalam menjelaskan alasan tertulisnya bahwa Edinson Cavani bukan seorang rasis, juga tidak ada niat rasis dalam kaitannya dengan jabatannya." ungkap salah satu pihak klub, dilansir dari ESPN.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh FA berbunyi: "Edinson Cavani telah diskors selama tiga pertandingan, denda £ 100.000 dan harus menyelesaikan pendidikan tatap muka setelah mengakui tuduhan pelanggaran FA Rule E3 sehubungan dengan posting media sosial pada hari Minggu. 29 November 2020,".

Baca Juga: Man United vs Aston Villa di Liga Inggris: Villans yang dulu sudah berubah, Ole!

Pernyataan milik FA tersebut turut menjelaskan bahwa sebuah komentar yang diposting di halaman Instagram Edinson Cavani tidak pantas. Penyerang Manchester United dianggap telah melakukan penghinaan, tindakan kasar, dan tidak pantas.  Hal tersebut bertentangan dengan Peraturan FA poin E3.1. 

Bukti unggahan tersebut turut didefinisikan dalam Peraturan FA poin E3. 2 sebagai sebuah bukti atas pelanggaran yang dilakukan Edinson Cavani. Cavani dinilai telah melanggar poin tersebut atas bukti rasisme, baik tersurat maupun tersirat terhadap suatu warna, ras, atau etnis.

Langkah selanjutnya, Komisi Regulator FA akan menunjuk Komisi Regulator Independen untuk memutuskan sanksi dan alasan tertulisnya bersama Edinson Cavani.

Editor: Bimo Kresnomurti
Terbaru