Goncalo Ramos Cetak Hattrick, Cristiano Ronaldo Bertopang Dagu di Pinggir Lapangan

Rabu, 07 Desember 2022 | 03:33 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Goncalo Ramos Cetak Hattrick, Cristiano Ronaldo Bertopang Dagu di Pinggir Lapangan

ILUSTRASI. Goncalo Ramos mencetak hattrick saat melawan Swiss di babak 16 besar piala dunia 2022. REUTERS/Rodrigo Antunes


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di luar dugaan Portugal tampil di perempat 16 besar tanpa memasang striker gaek Cristiano Ronaldo.

Pelatih Portugal Fernando Santos berangi mengambil risiko tidak populer dengan memarkir Cristiano Ronaldo yang pada pertandingan melawan Korea Selatan terlihat uring-uringan dan ngambek saat digantikan pemain muda agar bisa mengimbangi kegesitan pemain Korea Selatan.

Pada pertandingan Portugal vs Swiss ini sang maskot Cristiano Ronaldo rela duduk manis di bangku cadangan agar tim bisa memacu denyut serangan lebih kencang ke jantung pertahanan Swiss.

Hasilnya cukup mengejutkan sekaligus menggembirakan bagi Portugal yang harus tampil prima menghadapi Swiss di Lusail Stadium, Rabu (7/12)

Barisan muda Portugal mampu memecah kebuntuan saat pada menit ke 17 striker muda Goncalo Ramos (26) dengan tegas mengeksekusi bola dari sudut sempit saat ada di kotak penalti.

Ramos menerima bola dari Joao Felix yang mencongkel bola ke arah Ramos yang saat itu dikawal dua bek Swiss.

Pepe yang memangku ban kapten menggantikan Cristiano Ronaldo juga bekerja apik memandu tim pertahanan maupun penyerangan. 

Bahkan Pepe yang memiliki nama lengkap Képler Laveran Lima Ferreira kelahiran Brazil ini juga menyumbangkan satu gol dari sundulan kepala andalannya saat merespon bola lambung sepak pojok yang diarahkan oleh Bruno Fernandes di menit ke 33.

Putusan Fernando Santos memarkirkan Cristiano Ronaldo terbukti ampuh untuk memompa semangat pemain muda.

Di menit ke 51 Goncalo Ramos kembali menunjukkan ketajamannya dengan memanfaatkan umpan Diogo Dalot secara akurat ke gawang Yann Sommer.

Pesta Portugal tidak hanya berakhir di gol kedua Ramos. Pada menit 55 ke Raphael Guerreiro mengoptimalkan umpan terobosan dari Ramos setelah berlari dari tengah lapangan.

Tak lama berselang Manuel Akanji mencoba mengecilkan kekalahan Swiss dengan mencetak gol di menit 58 memanfaatkan polemik di depan gawang Portugal.

Saat Cristiano ronaldo berptopang dagu di pinggir lapangan Goncalo Ramos makin menggila di lapangan. Ramos mencetak gol ketiga hattrick pada pertandingan ini di menit 67 memanfaatkan umpan Joao Felix.

Sesaat kemudian Fernando Santos menarik Ramos untuk digantikan dengan Cristiano Ronaldo yang disambut sorak sorai penonton.

Pada pertandingan melawan Swiss yang dipimpin wasit Cesar Ramos asal Mexico, Portugal memasang tiga penyerang skaligus yaitu Bruno Fernandes (8), Goncalo Ramos (26) dan Joao Felix (11).

Sementara pada barisan tengah ada Otavio (25), William Carvalho (14) dan Bernardo Silva (10)

Sedangkan di barisan pertahanan ada Diogo Dalot (2) bersama bek gaek Pepe (3), Ruben Dias 4 dan Raphael Guerreiro (5) untuk berada di depan Diogo Costa 22

Catatan KONTAN, pada perjalan di babak penyisihan yang lalu, Portugal secara mengejutkan sempat dikalahkan oleh Korea Selatan dengan skor 2-1.

Beruntung pada dua pertandingan sebelumnya Portugal terlebih dulu meraih poin penuh saat mengandaskan perlawanan Uruguai dengan skor 2 - 0 dan menumbangkan Ghana dengan skor 3 - 2.

Pada pertandingan ini line ups Swiss pada starting elevent ada Breel Embolo 7 sebagai striker tunggal. Di belakanngnya ada tiga gelandang serang yang bertugas menyuplai bola kepada Embolo ada Ruben Vargas (17), Djibril Sow (15) dan Xherdan Shaqiri (23).

Pada lini tengah, Swiss memainkan Granit Xhaka (10) dan Remo Freuler (8) sebagai playmaker.

Memasang empat bek Ricardo Rodriguez 13; Manuel Akanji (5); Fabian Schar 22; dan Edimilson Fernandes (2) untuk mengawal pertahanan, di depan penjaga gawan Yann Sommer (1).

Pada saat penyisihan di putaran final piala dunia 2022, Swiss teratat dua kali menang, yakni pertama melawan Kamerun dengan skor 1- 0.

Pada pertandingan kedua Swiss harus mengakui keunggulan tim favorit juara yakni Brasil dengan skor tipis 1 - 0.

Beruntung pada pertandingan ketiga Swiss bertemu dengan Serbia sehingga bisa mencetak poin penuh meskipun dengan kerja keras dan skor ketat 3 - 2. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Syamsul Azhar

Terbaru