Hamish Daud siap pungut sampah rumah tangga melalui aplikasi Octopus

Minggu, 26 September 2021 | 14:06 WIB   Reporter: Ahmad Febrian
Hamish Daud siap pungut sampah rumah tangga melalui aplikasi Octopus

ILUSTRASI. Hamisd Daud ciptakan aplikasi  Octopus untuk membantu mengatasi masalah sampah.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sampah masih menjadi masalah klasik di Indonesia dan belum dikelola  optimal. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebut ada sekitar 67,8 juta ton timbunan sampah pada tahun 2020.. 

Survei LIPI pada 20 April – 5 Mei 2020 menyebut aktivitas belanja online masyarakat meningkat hingga 62% selama pandemi. Sebanyak 96% dari total jumlah paket menggunakan selotip, pembungkus plastik, dan bubble wrap. 
 
Walhasil meningkatkan masalah sampah, yang biasanya berujung di tempat pembuangan akhir (TPA). Padahal, sampah bisa dikelola dan dimanfaatkan, bahkan bisa bernilai ekonomi tinggi jika diperlakukan dengan benar sejak awal, yaitu mulai dari rumah tangga. 
 
Maka, aktor Hamish Daud dan beberapa rekannya menciptakan aplikasi Octopus. Aplikasi ini  berupaya memberikan solusi d mengatasi masalah sampah bekas konsumsi (post consumed products).
 
Menurut suami artis Raisa ini, Octopus membantu mengatasi masalah sampah, yang memungkinkan pengguna/konsumen mengirimkan kemasan bekas pakai untuk didaur ulang menjadi produk  bernilai jual. “Kami menyediakan layanan penjemputan untuk kemasan pasca konsumsi melalui aplikasi Octopus,” jelas, dalam rilis yang dirterima Kontan.co.id, Sabtu (25/9). 
 
Hamish yang merupakan Chief of Partnership Octopus menjelaskan, Octopus memiliki tiga mobile apps. Yaitu untuk pengguna (konsumen), pelestari (kolektor sampah), dan checkpoints (usaha jual beli kemasan bekas). “Ketiga aplikasi ini telah bersinergi dengan sangat baik,” klaimnya.
 
Hamish menambahkan, Octopus menyediakan data yang berguna untuk industri fast moving consumer goods (FMCG), serta menyediakan solusi bagi industri kemasan. Karena memiliki 3 mobile apps yang mensinergikan tiga pihak.
 
Hingga akhir tahun 2021, Octopus berharap dapat mengelola 1 miliar post consumed products (sampah kemasan yang telah digunakan oleh konsumen) menjadi materi yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali. 

Editor: Ahmad Febrian
Terbaru