Otomotif

Harga mobil bekas Nissan Evalia kian murah, MPV tahun segini kini mulai Rp 70 juta

Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:44 WIB   Penulis: Bimo Kresnomurti
Harga mobil bekas Nissan Evalia kian murah, MPV tahun segini kini mulai Rp 70 juta

ILUSTRASI. Harga mobil bekas Nissan Evalia kian murah, MPV tahun segini kini mulai Rp 70 juta

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Harga mobil bekas Nissan Evalia kini makin murah. Data pricelist di Gridoto.com menunjukkan harga mobil bekas Nissan Evalia termurah kini Rp 70 juta periode Oktober 2020. 

Harga mobil baru Nissan Evalia saat rilis yakni Rp 180 jutaan untuk tipe tertinggi di tahun 2012.  Besaran harga tersebut bersaing dengan seri Multi Purpose Vehicle (MPV) kelas menengah lainnya, seperti Suzuki APV dan Daihatsu Luxio. 

Sebelumnya, Nissan Evalia telah dirilis untuk wilayah Jepang pada 2009. Nissan Evalia baru masuk ke Indonesia di tahun 2012. Nissan mengklaim fitur Nissan Evalia tergolong lengkap.

Dengan harga mobil bekas Nissan Evalia yang semakin murah, penasaran dengan spesifikasinya? 

Baca Juga: Kian rendah, harga mobil bekas Toyota Avanza generasi ini mulai Rp 50 juta

Yuk, mulai bedah spesifikasi Nissan Evalia seri awal tahun 2012:

1. Sisi Eksterior

Harga mobil bekas Nissan Evalia

Sisi eksterior bagian depan Nissan Evalia memiliki tampilan yang mirip dengan seniornya, Nissan Serena. Bagian depan, terdapat gril berwarna hitam dan logo Nissan berada ditengahnya. 

Bentuk headlamp Nissan Evalia meruncing keatas khas MPV di kelasnya. Headlamp dilengkapi dengan desain hexagonal. Dibagian bawah juga disematkan foglamp yang berukuran kecil.

Bagian samping, body mobil terlihat elegan dengan ground clearance yang datar. Uniknya, Nissan Evalia sudah dibekali pintu geser. Pada spion dan handle pintu warna sudah senada dengan body. Sedangkan ban disematkan velg alloy berukuran 14 inci.

Bagian belakang Nissan Evalia disematkan rearlamp berbentuk bulat dengan posisi berada di ujung samping dan belakang mobil.  Ditambahkan high mount stop lamp dan wiper untuk menambah kesan sporty. 

Editor: Bimo Kresnomurti
Terbaru