Indonesia selangkah lagi resesi, simak bagaimana cara terhindar dari PHK

Jumat, 11 September 2020 | 08:13 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Indonesia selangkah lagi resesi, simak bagaimana cara terhindar dari PHK

ILUSTRASI. Ilustrasi wanita karir. Foto: DOK Shutterstock      

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selangkah lagi, perekonomian Indonesia masuk ke jurang resesi. Menurut tiga ekonom yang dihubungi Kontan.co.id, semuanya sepakat resesi ekonomi pasti terjadi di 2020. 

Ekonom Institute for Development on Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengatakan, sudah pasti ekonomi di kuartal III-2020 berada di level negatif dan ekonomi Indonesia resesi. Namun, lebih baik daripada realisasi pada kuartal sebelumnya.

Kata Enny, bila ekonomi di kuartal III-2020 tidak sedalam kuartal II-2020, maka mengindikasikan pemulihan ekonomi. Sehingga masih ada harapan ekonomi Indonesia bisa pulih di tahun depan. Enny memprediksi ekonomi dalam negeri minus 2% di akhir tahun ini.

Sejalan, Ekonom Indo Premier Luthfi Ridho menilai, resesi ekonomi akan tergantung pada realisasi penyaluran program PEN pada September ini. Sebab, sampai dengan 24 Agustus 2020, baru sebesar Rp 174,79 atau setara 25,1% dari pagu sebesar Rp 695,2 triliun.

Baca Juga: PSBB Jakarta diperketat, ekonom: Resesi, ekonomi RI akan kontraksi lebih dari 3%

“Jadi kuncinya di September. Tapi, kalau Menkeu bilang kuartal III-2020 negatif, berarti menganggap di bulan September program PEN masih lambat penyerapannya,” kata Luthfi kepada Kontan.co.id, Rabu (2/9).

Nah, di kuartal IV-2020, Luthfi menyampaikan pemerintah harus fokus untuk menyalurkan likuiditas berlebih di sektor financial ke sektor rill. Bila stimulus itu berjalan tepat sasar dan cepat, Luthfi optimistis pertumbuhan ekonom tahun ini positif 0,4%.

Baca Juga: Ekonom Indef: Pemerintah perlu membuat kebijakan anggaran mengatasi pandemi Covid-19

Kepala Ekonom Center of Reform on Economics Piter Abdullah mengatakan, pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 diperkirakan akan tumbuh negatif. Namun relatif lebih baik daripada realisasi di kuartal II-2020.

Piter memprediksi ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 sebesar 3%. Lebih baik dari pada April-Juni lalu, dengan ditunjukannya perbaikan bermacam indikator seperti manufaktur, pasar keuangan, dan harga komoditas.

Baca Juga: Pelaku usaha meminta Pemprov DKI Jakarta memberi stimulus dan relaksasi

Agar terhindar PHK

Dalam situasi ekonomi yang bermasalah, pemutusan hubungan kerja dan pembekuan perekrutan tampaknya menjadi hal yang lumrah terjadi. Jika terjadi hal semacam ini, jangan panik. Meskipun keputusan PHK mungkin berada di luar kendali Anda, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru