Ingin liburan ke Kamboja, wisatawan harus bayar deposit sekitar Rp 42 juta

Selasa, 23 Juni 2020 | 09:57 WIB   Reporter: Anna Suci Perwitasari
Ingin liburan ke Kamboja, wisatawan harus bayar deposit sekitar Rp 42 juta

ILUSTRASI. Wisatawan di Kamboja

Deposit bisa dilakukan secara tunai, atau otomatis dikurangi dari kartu kredit pelancong. Namun, pembayaran deposit serta asuransi kesehatan tidak berlaku bagi pelancong diplomatik, atau pejabat pemerintahan.   

Lebih lanjut Thong bilang, wisatawan dan pelancong diplomatik atau pejabat pemerintahan harus menuruti langkah tambahan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kamboja dan Kementerian Kesehatan. 

“Saat kedatangan, mereka akan dibawa ke pusat pengujian Covid-19 dan tinggal di sana selama 24 jam untuk menunggu hasil,” tutur Thong. 

Awal pekan lalu, saluran berita lokal memberikan rincian daftar harga yang mencakup pengeluaran terkait pengujian wajib di pusat pengujian Covid-19 sebelum wisatawan diizinkan masuk ke Kamboja secara resmi. 

Mereka harus membayar US$ 100 untuk tes swab PCR dan menginap di akomodasi pusat pengujian. Selanjutnya, biaya transfer bus dikenakan US$ 5 sekali jalan menuju pusat pengujian, US$ 30 untuk menginap sembari menunggu hasil tes Covid-19 keluar, dan US$ 30 untuk biaya makan tiga kali sehari. 

“Jika satu atau dua orang dites positif, maka seluruh penumpang pesawat akan dikarantina selama 14 hari di lokasi yang sudah ditentukan oleh Menteri Kesehatan,” kata Thong. 

Kemudian, biaya lain yang harus dibayar adalah akomodasi dan makanan sebesar US$ 30, laundry sebesar US$ 15, pengawasan medis sebesar US$ 5 per hari, dan US$ 3 untuk layanan keamanan selama karantina. 

Baca Juga: Kasus corona naik, negara bagian Victoria di Australia perpanjang keadaan darurat

Wisatawan yang dinyatakan positif dan menunjukkan gejala perlu melakukan perawatan di rumah sakit dan membayar US$ 5 untuk ditransfer ke rumah sakit yang telah ditunjuk oleh pemerintah setempat. 

Mereka akan melalui empat tes virus corona seharga US$ 100 selama tinggal di rumah sakit. Sementara itu, kamar rumah sakit dikenakan biaya sebesar US$ 30 per hari. 

Mereka juga harus membayar US$ 150 untuk perawatan per hari, US$ 30 untuk makan, dan layanan laundry sebesar US$ 15. Jika mereka meninggal, biaya kremasi dan pemakaman adalah US$ 1.500. 

Seluruh biaya yang disebutkan secara otomatis dikurangi dari deposit yang telah dilakukan. Menurut Lonely Planet, Kamis (18/6), sisa uang deposit akan dikembalikan jika seseorang, serta seluruh penumpang, dinyatakan negatif virus corona (Covid-19). 

Thong menuturkan, per 17 Juni 2020, Kamboja memiliki 128 kasus infeksi virus corona, 126 angka pemulihan, serta nol kematian. (Nabilla Ramadhian)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Liburan ke Kamboja, Wisatawan Harus Bayar Deposit Rp 42 Jutaan

Editor: Anna Suci Perwitasari
Terbaru