HOME

Ini sosok yang bakal menggantikan Warren Buffett jadi CEO Berkshire Hathaway

Selasa, 04 Mei 2021 | 04:30 WIB Sumber: CNBC
Ini sosok yang bakal menggantikan Warren Buffett jadi CEO Berkshire Hathaway

KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. Spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemimpin konglomerasi Berkshire Hathaway mulai terungkap.

Ternyata kedua pemimpin Berskhire saat ini yakni Warren Buffett dan Charlie Munger telah mempersiapkan CEO berikutnya bila hal yang tak terduga terjadi pada mereka untuk kelangsungan perusahaan investasi tersebut.

Mempersiapkan pemimpin Berkshire Hathaway selanjutnya merupakan hal yang wajar. Mengigat kedua pemimpin Berkshire Hathaway saat ini usianya sudah uzur. Buffett misalkan sudah berusia 90 tahun dan wakilnya Munger lebih tua lagi yakni 97 tahun.

Pemimpin yang disiapkan tersebut bernama Greg Abel yang saat ini menjabat wakil ketua Berkshire Hathaway. "Greg akan menjaga budayanya," kata Munger seperti dilansir CNBC. Munger kemudian menjelaskan bahwa sifat desentralisasi perusahaan akan bertahan lebih lama dari dia dan Warren Buffett.

Baca Juga: Nasihat Warren Buffett kepada para investor saham amatir

Komentar Munger itu cukup memberi petunjuk pada beberapa pengamat Berkshire, yang bertanya-tanya tentang rencana suksesi di konglomerat setelah Ketua dan CEO Buffett yang kini berusia 90, tidak lagi berkuasa. 

Bagi banyak orang, ini mengisyaratkan pekerjaan teratas akan diberikan kepada Wakil Ketua Greg Abel, yang saat ini menjalankan semua operasi non-asuransi.

"Para direktur sepakat bahwa jika sesuatu terjadi pada saya malam ini, Greg yang akan mengambil alih besok pagi," kata Buffett. Dia memuji Greg Abel dan Wakil Ketua Ajit Jain, yang menjalankan semua operasi asuransi Berkshire.

Keduanya terlihat sedang dalam pencalonan untuk posisi puncak sejak mereka dipromosikan menjadi wakil ketua perusahaan pada tahun 2018."Jika, misalkan, sesuatu yang terjadi pada Greg malam ini maka Jain yang mengambil alih kendali," kata Buffett. 

Baca Juga: Warren Buffett ungkap penyesalan terbarunya di sejumlah investasi Berkshire

Editor: Noverius Laoli
Terbaru