Edukasi

Khusus untuk belajar, ini aplikasi yang tak bisa diakses kuota internet gratis 2021

Selasa, 02 Maret 2021 | 09:02 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Khusus untuk belajar, ini aplikasi yang tak bisa diakses kuota internet gratis 2021

ILUSTRASI. Khusus untuk belajar, ini aplikasi yang tidak bisa diakses kuota internet gratis 2021. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

KONTAN.CO.ID -  Bantuan kuota data internet gratis, merupakan salah satu bantuan dari pemerintah yang dilanjutkan pada tahun 2021 ini. 

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan siswa dan guru bisa terbantu selama proses pembelajaran jarak jauh atau PJJ. 

Melansir dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada Senin (1/3), kuota yang diberikan berupa kuota umum. 

Dengan kuota umum tersebut, siswa dan pendidik bisa lebih fleksibel mengakses berbagai sumber belajar secara daring. 

Contohnya seperti mencari dan mengunduh video pembelajaran yang banyak tersedia gratis di YouTube. Bantuan kuota gratis dari pemerintah ini dimulai pada bulan Maret 2021 ini. 

Kuota gratis 2021 tidak bisa mengakses beberapa aplikasi

Meskipun bisa secara fleksibel digunakan, ada beberapa situs dan aplikasi yang tidak bisa diakses dengan kuota gratis Kemendikbud. 

Melansir dari laman Kuota Belajar Kemendikbud, berikut situs dan aplikasi yang tidak bisa diakses menggunakan kuota gratis pemerintah.

  • Situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
  • Twitter
  • Instagram
  • Facebook
  • Tiktok

Baca Juga: Bantuan kuota internet Kemendikbud hadir kembali mulai Maret 2021, ini infonya

Bantuan kuota umum yang diberikan berbeda sesuai dengan jenjang pendidikan. Rincian jumlah kuota yang diberikan di antaranya:

  • Peserta didik PAUD: 7 GB per bulan.
  • Peserta didik jenjang pendidikan dasar hingga menengah: 10 GB per bulan. 
  • Pendidik PAUD hingga menengah: 12 GB per bulan. 
  • Mahasiswa dan dosen: 15 GB per bulan. 

Kuota internet gratis dari pemerintah ini akan disalurkan pada tanggal 11-15 tiap bulannya dan berlaku selama 30 hari sejak kuota diterima.

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru