Kunyit Asam Lancar Datang Bulan: Mitos dan Fakta Minuman Bersoda Selama Haid

Selasa, 13 Januari 2026 | 17:35 WIB
Kunyit Asam Lancar Datang Bulan: Mitos dan Fakta Minuman Bersoda Selama Haid
ILUSTRASI. Dok. Sidomuncul

Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini

KONTAN.CO.ID - Bagi sebagian perempuan, menstruasi bukan sekadar siklus bulanan, melainkan fase yang kerap disertai rasa tidak nyaman. Nyeri perut, kembung, hingga perubahan energi menjadi keluhan umum yang sering muncul. Di tengah kondisi tersebut, pilihan konsumsi harian termasuk minuman menjadi faktor yang mulai banyak diperhatikan dalam diskusi kesehatan perempuan.

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah terkait konsumsi minuman bersoda selama menstruasi. Di masyarakat, masih beredar anggapan bahwa soda dapat membantu “melancarkan” darah haid. Namun, bagaimana penjelasan ilmiahnya?

Apakah Minum Soda Bisa Memperparah Nyeri Haid dan Kembung?

Dari sudut pandang kesehatan, minuman bersoda mengandung karbon dioksida yang dapat meningkatkan produksi gas di saluran cerna. Pada fase menstruasi, perubahan hormon terutama progesteron diketahui dapat memperlambat proses pencernaan. Kombinasi keduanya berpotensi membuat perut terasa lebih penuh, kembung, dan tidak nyaman.

Selain itu, kandungan gula yang relatif tinggi pada soda dapat memicu fluktuasi kadar gula darah. Pada sebagian perempuan, kondisi ini dikaitkan dengan meningkatnya rasa lelah dan sensitivitas terhadap nyeri, termasuk nyeri haid.

3 Alasan Mengapa Sebaiknya Menghindari Minuman Bersoda Selama Menstruasi

Pertama, soda dapat memperburuk retensi cairan. Kandungan gula dan natrium berlebih berpotensi membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, yang memperparah rasa begah dan bengkak.

Kedua, beberapa jenis soda mengandung kafein. Zat ini diketahui dapat merangsang kontraksi otot, termasuk otot rahim, sehingga pada kondisi tertentu nyeri menstruasi bisa terasa lebih kuat.

Ketiga, dari sisi gizi, minuman bersoda tidak memberikan nutrisi esensial yang dibutuhkan tubuh selama menstruasi, seperti mineral dan senyawa pendukung pemulihan energi.

Mitos atau Fakta: Benarkah Soda Dapat Memperlancar Darah Haid?

Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa minuman bersoda dapat memperlancar aliran darah menstruasi. Karbonasi dan gula tidak memiliki mekanisme biologis yang berhubungan langsung dengan proses peluruhan dinding rahim. Sebaliknya, konsumsi soda berlebihan justru berpotensi memperparah keluhan pencernaan yang sering muncul saat haid.

Solusi Haid Lancar Tanpa Efek Samping: Ganti Soda dengan Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan

Dalam konteks gaya hidup sehat, sebagian perempuan mulai beralih ke minuman berbahan alami yang lebih bersahabat bagi tubuh. Di Indonesia, ramuan kunyit asam telah lama dikenal sebagai bagian dari tradisi perawatan kesehatan perempuan. Kunyit mengandung kurkumin yang secara umum dikenal memiliki sifat antiinflamasi, sementara asam jawa berperan dalam membantu keseimbangan pencernaan.

Salah satu referensi yang sering dibahas dalam konteks ini adalah Kunyit asam lancar datang bulan, yang dapat dijadikan bacaan tambahan terkait alternatif minuman non-soda selama menstruasi melalui tautan berikut: Kunyit asam lancar datang bulan

Secara keseluruhan, memperhatikan asupan minuman selama menstruasi merupakan langkah sederhana namun relevan untuk membantu menjaga kenyamanan tubuh. Menghindari soda dan memilih minuman bernutrisi sejalan dengan pendekatan kesehatan berbasis pemahaman ilmiah dan kebiasaan hidup yang lebih seimbang.

Selanjutnya: Indonesia Dikabarkan Bidik Jet Tempur JF-17 dan Drone Pakistan untuk Perkuat TNI AU

Menarik Dibaca: Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 9-15 Januari 2026, Detergent Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Close [X]